RIYADH, iNews.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi pada Minggu (27/6/2021) menurunkan batas usia warga yang dapat menerima vaksin Covid-19Pfizer di negara itu menjadi 12 tahun. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat upaya vaksinasi di Saudi.
Pada Desember lalu, vaksin corona buatan Pfizer-BioNTech hanya diizinkan untuk digunakan pada orang berusia 18 tahun ke atas. Namun, kebijakan itu kini diubah, menurut laporan Saudi Gazette, kemarin.
Gelombang Panas Hantam Arab Saudi, Suhu Mekah Mendekati 50 Derajat Celsius
Otoritas Makanan dan Obat-obatan Arab Saudi (SFDA) memperbarui otorisasi untuk memasukkan anak-anak berusia 12 hingga 18 tahun ke dalam kelompok yang bakal mendapatkan vaksin tersebut. Warga yang ingin menerima vaksin Pfizer dapat mendaftar melalui aplikasi Sehaty dan Tawakkalna.
Kemenkes Saudi mengungkapkan, negara sejauh ini telah memberikan lebih dari 17,2 juta dosis vaksin melalui 587 pusat vaksinasi di seluruh Arab Saudi. Jumlah itu mencakup 70 persen dari total populasi orang dewasa di negeri padang pasir tersebut.
Arab Saudi Daftarkan 624 Situs Arkeologi Baru, 38 di Antaranya Berada di Makkah
Arab Saudi sampaih sejauh ini telah mengonfirmasi 483.221 kasus infeksi virus corona. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.775 kasus di antaranya berujung pada kematian.
Memurut Kemenkes Saudi, saat ini terdapat 11.190 kasus aktif Covid di negara itu. Sebanyak 1.440 di antaranya adalah pasien dengan kondisi kritis.
Editor: Ahmad Islamy Jamil