Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Argentina Resmi Keluar dari WHO, Ikuti Langkah Amerika Serikat
Advertisement . Scroll to see content

Argentina Pertimbangkan Layangkan Tuduhan ke MBS soal Khashoggi

Selasa, 27 November 2018 - 15:49:00 WIB
Argentina Pertimbangkan Layangkan Tuduhan ke MBS soal Khashoggi
Muhammed bin Salman (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BUENOS AIRES, iNews.id - Pihak berwenang Argentina jajaki melayangkan tuduhan kejahatan kepada Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammed bin Salman terkait rencana kehadirannya di KTT G-20 pada akhir bulan ini.

Penyelidikan akan berfokus pada tuduhan kejahatan perang di Yaman serta seputar pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di kantor konsulat di Istanbul, Turki.

Permintaan penyelidikan terhadap MBS pertama kali disampaikan oleh lembaga HAM internasional Human Right Watch (HRW). Namun ini masih dalam tahap awal dan akan menghadapi berbagai hambatan. Kekebalan diplomatik kemungkinan besar akan menghalangi atau melundungi MBS dari tuduhan.

Pejabat Argentina juga mengungkap, sekalipun tuduhan itu jadi dilayangkan, tidak mungkin berujung pada penangkapan.

"Muhammed bin Salman harus tahu bahwa dia mungkin akan menghdapi tuduhan jika dia pergi ke Argentina," kata Direktur Eksekutif HRW, Kenneth Roth, dalam pernyataan, seperti dikutip dari The New York Times, Selasa (27/11/2018).

Konstitusi Argentina mengakui yuridiksi universal untuk kejahatan perang dan penganiayaan. Artinya, penegak hukum Argentina bisa menyelidiki dan menghukum siapa pun pelaku kejahatan tanpa memandang di mana tempat kejadian perkaranya.

Pengungkapan kasus yang memanfaatkan yuridiksi universal berhasil dipraktikkan di masa lalu, salah satunya pada 1998 ketika Hakim Spanyol Baltasar Garzon memerintahkan penangkapan mantan diktator Cile Augusto Pinochet di London.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut