Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Advertisement . Scroll to see content

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19:00 WIB
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Amerika Serikat dan Iran sepakat menghentikan permusuhan terbaru dan bertemu di Qatar, Selasa (30/6) (Foto: Al Jazeera)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menghentikan permusuhan dan bertemu di Qatar, Selasa (30/6/2026). Kedua negara terlibat saling serang sejak Jumat pekan lalu, dipicu insiden di Selat Hormuz.

Portal berita Axios, mengutip keterangan sumber pejabat AS, melaporkan konflik terbaru dipicu berakar pada perbedaan penafsiran atau interpretasi terhadap poin Nota Kesepahaman (MOU) Islamabad yang diteken Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Iran, Masoud Pezeshkian, pada 17 Juni lalu. MoU itu menandai berakhirnya perang yang berlangsung sejak 28 Februari, termasuk dengan Israel.

Perbedaan penafsiran tersebut terjadi pada poin terkait dengan Selat Hormuz.

“Kami memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas kinetik,” kata seorang pejabat senior AS kepada Axios, menggunakan istilah militer terkait serangan, dikutip Senin (29/6/2026).

Berdasarkan MoU, Iran berjanji melakukan upaya terbaik untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz. Sementara AS setuju untuk mencabut blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Selama pembicaraan di Swiss pekan lalu, Wakil Presiden AS JD Vance dan delegasi Iran sepakat untuk membangun saluran komunikasi langsung antara militer AS dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) guna mengoordinasikan lalu lintas maritim melalui jalur air tersebut.

Namun, hingga Sabtu (28/6/2026), saluran komunikasi langsung tersebut belum beroperasi, setelah Iran menegaskan bahwa kapal-kapal harus meminta izin melintas.

Sementara itu pertemuan pada Selasa awalnya dijadwalkan di Swiss guna membahas program nuklir Iran. Namun karena eskalasi terbaru, lokasi dipindah ke Doha, Qatar. Bukan hanya itu agenda pertemuan juga berubah, yakni membahas Selat Hormuz.

Sebelumnya surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, perundingan lanjutan AS-Iran terhenti menyusul dimulainya kembali permusuhan kedua negara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut