AS Dilaporkan Mulai Angkut Peralatan Militer dari Suriah

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 13:28 WIB
AS Dilaporkan Mulai Angkut Peralatan Militer dari Suriah

Barisan kendaraan militer AS di Suriah pada 30 Desember 2018. (Foto: Delil Souleiman/AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Gelombang pertama peralatan darat militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan ditarik dari Suriah dalam beberapa hari terakhir. Hal ini menandakan awal penarikan pasukan AS seperti yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump.

"Beberapa kargo sudah dipindahkan," kata pejabat yang mengetahui langsung operasi tersebut, seperti dilaporkan CNN, Jumat (11/1/2019).

Karena masalah keamanan, pejabat yang tak disebutkan namanya itu tidak menjelaskan dengan tepat apa muatan kargo itu atau apakah sudah dipindahkan dengan pesawat terbang atau kendaraan darat.

Baca juga: Trump Isyaratkan Perlambat Penarikan Pasukan AS dari Suriah

Pejabat itu juga tidak mengatakan berasal dari wilayah Suriah mana peralatan tersebut, meski secara luas diharapkan penarikan akan dimulai di Suriah utara.

Para pejabat mengaku berharap melihat diskusi tentang persentase peralatan yang ditarik sebagai cara memenuhi keinginan Trump, kendati diperkirakan tidak ada pasukan yang segera keluar dari Suriah.

Baca juga: Trump Ancam Hentikan Operasi Militer AS di Seluruh Dunia

Para pejabat senior seperti Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton menolak untuk menetapkan batas waktu kapan pasukan AS akan ditarik dari Suriah.

Kementerian Pertahanan AS ingin menunjukkan kemajuan pada Trump, dan penarikan alat militer ini adalah cara untuk melakukannya.

"Karena kepedulian terhadap keamanan operasional, kami tidak akan membahas pergerakan pasukan atau jadwal waktu tertentu, tetapi kami berharap untuk memberikan pembaruan berkala tentang kemajuan mengenai persentase peralatan yang dikeluarkan dari Suriah," demikian pernyataan yang dikeluarkan Pentagon, pada awal pekan ini.

Baca juga: Trump: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Dilakukan Secara Tepat

Komando Pusat AS, yang mengawasi operasi penarikan, mengidentifikasi kapal, pesawat, dan unit darat yang akan digunakan dalam operasi. Mereka akan memberikan informasi intelijen dan pengintaian, serta mengamankan pasukan dan kendaraan transportasi darat berat saat penarikan terjadi.

Sebagian besar aset yang diperlukan sudah ada di wilayah tersebut.

Militer AS kini melakukan penarikan di bawah perintah yang ditandatangani oleh mantan Menteri Pertahanan James Mattis tepat sebelum dia mengundurkan diri pada 31 Desember lalu.

Baca juga: Erdogan: Penarikan Pasukan AS di Suriah Harus Direncanakan dengan Baik

Perencana militer masih bekerja dengan dasar bahwa semua pasukan akan ditarik dari Suriah.

"Jika ada perubahan, seperti meninggalkan pasukan di Suriah timur dan selatan, Trump harus menyetujui rincian spesifik tersebut," kata pejabat tadi.


Editor : Nathania Riris Michico