Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Putin Titip Salam untuk Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Kode Apa?
Advertisement . Scroll to see content

AS Gempur Iran Lagi, Trump: Jika Membalas Akan Kami Musnahkan

Rabu, 02 September 2026 - 06:57:00 WIB
AS Gempur Iran Lagi, Trump: Jika Membalas Akan Kami Musnahkan
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran ke Selat Hormuz, Iran, Selasa (1/9) malam waktu setempat (Foto: Instagram/Eyeonpalestine)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan besar-besaran ke Selat Hormuz, Iran, Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat. Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi pasukannya menyerang bebetapa target di dekat Selat Hormuz, seraya memperingatkan negara itu agar tidak membalas.

"Amerika Serikat, saat kami berbicara ini, sedang menyerang target-target Iran di dekat Selat Hormuz," tulis Trump, di platform Truth Social.

Trump menyebut serangan tersebut sebagai "besar dan kuat". Dia menjelaskan serangan itu sebagai balasan atas apa yang disebutnya sebagai upaya Iran yang gagal untuk memasang ranjau laut di selat tersebut.

Trump juga menyinggung serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania pada Senin (31/8/2026) dengan menyebut delapan rudal Iran berhasil dirontokkan.

Lebih lanjut dia mengatakan, setiap serangan balasan dari Iran akan direspons dengan lebih keras.

"Jika negara Iran yang gagal itu membalas serangan yang sangat sah ini, mereka akan diserang lagi dengan level kekuatan yang jauh lebih besar dan keras," ujarnya.

Trump menambahkan, militer AS siap melancarkan serangan besar lagi ke Iran seraya mengeklaim akan membuat Iran musnah sama sekali.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan Iran berusaha membangun kembali fasilitas radar yang hancur dalam serangan AS sebelumnya. Pasukan AS menunggu sampai radar itu hampir selesai, lalu menghancurkannya.

Trump kemudian mengulangi peringatannya bahwa Iran akan diserang jauh lebih keras jika membalas.

"Jika ada serangan ketiga, mereka akan benar-benar musnah sebagai sebuah negara," katanya.

Sebelumnya, Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan pasukannya memulai serangan terhadap target-target Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Serangan itu sebagai respons atas upaya IRGC menembak kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz serta terhadap personel militer AS yang ditempatkan di wilayah tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut