AS Klaim Sanksi PBB Berlaku Lagi, Iran Ajak Seluruh Dunia Bersatu Melawan
TEHERAN, iNews.id - Iran dengan tegas menentang keputusan sepihak Amerika Serikat (AS) yang menyebutkan bahwa PBB memberlakukan kembali sanksi terhadap negaranya.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh meminta seluruh dunia bersatu melawan arogansi AS tersebut.
"Kami mengharapkan komunitas internasional dan semua negara di dunia untuk melawan tindakan sembrono rezim Gedung Putih dan berbicara dalam satu suara," kata Khatibzadeh, dikutip dari AFP, Minggu (20/9/2020).
Dampak sanksi yang diklaim AS tersebut, bukan hanya akan dirasakan Iran, tapi negara lain yang menjalin kerja sama dengan negeri Para Mullah itu.
AS Akan Cegah Iran Dapatkan Senjata dari China dan Rusia Setelah Embargo Dicabut
"Seluruh dunia mengatakan tidak akan ada yang berubah. Ini tidak akan berarti apa-apa. Saya yakin ini merupakan hari dan jam paling pahit bagi Amerika Serikat," kata Khatibzadeh, seraya menambahkan sanksi itu hanya berlaku di dunia khayalan.
Dia menegaskan, pernyataan sepihak itu membuat AS semakin terisolasi dan berada di sisi sejarah yang salah.
Resolusi Perpanjangan Embargo Senjata Iran Ditolak PBB, Amerika Aktifkan Klausul Snapback
Dia menyarankan AS untuk kembali ke komunitas internasional dengan berhenti memberontak.
Sebelumnya Pompeo mengatakan sebagian besar sanksi PBB terhadap Iran yang sempat dicabut setelah penandatanganan kesepakatan nuklir tahun 2015, JCPOA, berlaku kembali mulai Sabtu pukul 20.00 waktu Washington.
Indonesia Ikuti Langkah Mayoritas Negara Sekutu AS Terkait Perpanjangan Embargo Senjata Iran
Editor: Anton Suhartono