Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Negara-Negara Arab Kecam Keras Serangan Iran ke Wilayahnya: Hormati Hukum Internasional
Advertisement . Scroll to see content

AS Kutuk Serangan Rudal Terbaru yang Targetkan Pangkalan Irak

Senin, 13 Januari 2020 - 08:19:00 WIB
AS Kutuk Serangan Rudal Terbaru yang Targetkan Pangkalan Irak
Pasukan anti-terorisme Irak berjaga di depan Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak, 2 Januari 2020. (FOTO: AFP Photo)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengaku marah oleh serangan rudal terhadap pangkalan udara Irak di mana pasukan AS ditempatkan. Serangan terbaru itu terjadi pada Minggu (12/1/2020).

"Kami marah dengan laporan serangan roket lain pada pangkalan udara Irak," cuit Pompeo, seperti dilaporkan AFP, Senin (13/1/2020).

"Pelanggaran terus-menerus ini atas kedaulatan Irak oleh kelompok-kelompok yang tidak loyal kepada pemerintah Irak harus berakhir."

Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket ini. Delapan rudal dilaporkan melukai dua perwira Irak dan dua penerbang.

AS sebelumnya menyalahkan itu terhadap kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak.

Pangkalan Al-Balad menjadi salah satu lokasi pangkalan Angkatan Udara AS. Al-Balad merupakan pangkalan udara utama untuk F-16 Irak, yang dibeli dari AS.

Pangkalan militer yang menampung pasukan AS dalam beberapa bulan terakhir mengalami serangan roket dan mortir yang sebagian besar melukai pasukan Irak, tetapi juga menewaskan satu kontraktor Amerika bulan lalu.

Kematian ini memicu serangkaian perkembangan dramatis, di mana AS melakukan serangan mematikan terhadap kelompok paramiliter pro-Iran di Irak serta menyerang konvoi yang menewaskan komandan tinggi Iran, Qasem Soleimani, di luar bandara Baghdad.

Faksi pro-Iran di Irak bersumpah membalas dendam atas serangan itu.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut