AS Larang Diplomat Rusia Ziarahi Kuburan Tentara Soviet di Pangkalan Militer Alaska, Kenapa?
WASHINGTON, iNews.id - Pejabat Amerika Serikat (AS) melarang diplomat Rusia berziarah ke makam tentara Soviet di sebuah permakaman di pangkalan militer Alaska.
Dilansir dari kantor berita Rusia, TASS, Minggu (11/12/2022), Kedutaan Rusia di Washington mengatakan pada aplikasi perpesanan Telegram pada Sabtu (10/12/2022) malam, bahwa sekelompok diplomat Rusia telah berziarah ke Anchorage pada Jumat dan Sabtu.
"Sayangnya, otoritas Amerika setempat, tanpa penjelasan, tidak mengizinkan diplomat kedutaan untuk mengunjungi Permakaman Nasional Fort Richardson dan berlutut di depan kuburan pilot dan pelaut Soviet yang meninggal di Alaska pada 1942-1945," kata diplomat Rusia, Nadezhda Shumova.
TASS juga melaporkan, upaya untuk mendapatkan akses melalui Departemen Luar Negeri tidak berhasil.
3 Momen Krusial Timnas Indonesia di Piala AFF, Nomor 2 Pencapaian Terbaik
"Catatan diplomatik kedutaan (Rusia) dalam hal ini diabaikan," tulisnya.
Sayangnya, Departemen Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan email untuk komentar di luar jam kerja.
Genap Berusia 46 Tahun, KPR BTN Salurkan 5 Juta Rumah ke Rakyat Berpenghasilan Kecil
Menurut situs web permakaman, izin diperlukan untuk mengakses situs yang ada di Angkatan Darat AS Fort Richardson.
"Diplomat Rusia telah mengunjungi pemakaman di masa lalu, kata kedutaan besar Rusia di Twitter.
NATO Khawatir Perang Rusia dan Ukraina Lepas Kendali
Dilansir dari Reuters, sembilan pilot Soviet dan dua personel militer lainnya dimakamkan di permakaman tersebut. Mereka tewas saat menerbangkan pesawat dari AS ke Uni Soviet sebagai bagian dari program Lend-Lease Perang Dunia Kedua.
Lend-Lease adalah upaya, yang dimulai sebelum AS bergabung dalam perang, untuk memasok sekutu dengan material yang dianggap penting untuk pertahanan AS.
Belarusia Kini Izinkan Pengiriman Biji-bijian Ukraina Transit Tanpa Prasyarat
Editor: Umaya Khusniah