Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waduh, Trump Perintahkan Susun Rencana Invasi Greenland
Advertisement . Scroll to see content

AS Setop Pengiriman Jet Tempur F-35 ke Turki

Selasa, 02 April 2019 - 08:14:00 WIB
AS Setop Pengiriman Jet Tempur F-35 ke Turki
Presiden AS Donald Trump berbicara dengan seorang pilot jet tempur F-35 ketika dia mengunjungi Luke Air Force Base di Phoenix, Arizona. (FOTO: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menghentikan semua pengiriman dan kerja sama dengan Turki terkait program jet tempur F-35. Hal Itu dilakukan setelah sekutu AS di NATO tersebut bersikeras melakukan pembelian senjata dari Rusia.

Setelah berbulan-bulan diperingatkan, AS menyatakan keputusan Turki untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia tidak sesuai dengan bagian yang tersisa dari program perang AS yang bersifat simbolik.

"Sampai mereka menghentikan pengiriman S-400, Amerika Serikat telah menangguhkan pengiriman dan kegiatan yang terkait dengan peningkatan kemampuan operasional F-35 Turki," kata kepala juru bicara Pentagon Charles E Summers Jr, seperti dilaporkan AFP, Selasa (2/4/2019).

"Jika Turki membeli S-400, partisipasi mereka yang berkelanjutan dalam program F-35 berisiko," katanya.

Para pejabat AS menyuarakan keprihatinannya lantaran Turki berada di kedua kubu. AS menyebut Rusia dapat memperoleh data F-35 untuk meningkatkan akurasi S-400 terhadap pesawat Barat.

Pentagon juga menyatakan pihaknya mulai melihat sumber sekunder guna memproduksi suku cadang F-35 yang sedang dikembangkan di Turki.

"Kami sangat menyesalkan situasi terhadap kemitraan F-35 kami dengan Turki saat ini, tetapi (Departemen Pertahanan) mengambil langkah-langkah bijaksana untuk melindungi investasi bersama yang dilakukan dalam teknologi kritis kami," terang Summers.

Turki berencana membeli 100 jet tempur F-35A dan para pilotnya pun sudah berlatih di AS. Pabrikan pesawat itu, Lockheed Martin, mengatakan bahwa kontrak dengan perusahaan Turki untuk membangun suku cadang F-35 diperkirakan akan mencapai 12 miliar dolar AS.

Menurut Lockheed Martin, di antara delapan perusahaan Turki yang terlibat dalam pembelian, Ayesas membangun tampilan kokpit panoramik untuk F-35 dan Fokker Elmo menghasilkan 40 persen dari kabel listrik dan sistem interkoneksi.

Pembelian sistem pertahanan Rusia sangat tidak biasa bagi anggota NATO, aliansi Barat yang dibentuk AS untuk melawan Uni Soviet.

Pengumuman ini dilakukan dua hari sebelum para menteri luar negeri dari 29 anggota NATO dijadwalkan merayakan peringatan ke-70 aliansi itu di Washington. Pengumuman ini juga beberapa jam setelah partai AKP Presiden Recep Tayyip Erdogan mengalami kekalahan mengejutkan dalam pemilihan umum di kota-kota termasuk Istanbul.

Hubungan Turki dengan AS mengalami kemunduran tahun lalu ketika Presiden Donald Trump memberlakukan kebijakan tarif, memukul lira Turki, atas pemenjaraan seorang pendeta AS yang ditahan sebagai bagian dari pertemuan massal menyusul upaya kudeta terhadap Erdogan.

Pendeta Andrew Brunson akhirnya dibebaskan dan Trump tampak semakin menyukai Erdogan, berbicara kepadanya sebelum keputusannya yang tiba-tiba untuk menarik pasukan AS dari Suriah.

Tetapi ketegangan dengan cepat muncul kembali. AS takut Erdogan akan menyerang pejuang Kurdi yang menjadi sekutunya di Suriah.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut