Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York
Advertisement . Scroll to see content

AS Siapkan Hadiah Rp14 M untuk Menangkap Putra Osama bin Laden

Jumat, 01 Maret 2019 - 14:12:00 WIB
AS Siapkan Hadiah Rp14 M untuk Menangkap Putra Osama bin Laden
Hamza bin Laden (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat menawarkan hadiah 1 juta dolar AS atau sekitar Rp14 miliar kepada siapa saja yang bisa memberikan informasi keberadaan Hamza bin Laden, putra mantan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden.

Keberadaan sosok berjuluk 'putra mahkota jihad' itu masih misterius. Beberapa laporan menyebut beberapa tahun terakhir ini, dia tinggal di Pakistan, Afghanistan, Suriah, bahkan ada pula yang mengungkap Hamza beradadi tahanan rumah di Iran.

"Hamza bin Laden adalah putra dari mantan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden dan tampil sebagai pemimpin cabang AQ (Al Qaeda)," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS, dikutip dari AFP, Jumat (1/3/2019).

Disebutkan pula, kementerian akan memberi hadiah 1 juta dolar bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi di negara mana pria berusia 30 tahunan itu berada.

Hamza disebut-sebut akan menyerang AS sebagai pembalasan atas operasi penangkapan di Abbottabad, Pakistan, yang menewaskan ayahnya pada 2011. Intelijen AS mengindikasikan putra Osama itu meneruskan perjuangan ayahnya.

Pada 2015, dia merilis pesan audio yang mengajak kelompok militan di Suriah untuk bersatu, salah satunya untuk membebaskan Palestina. Setahun kemudian, Hamza juga membuat pesan audio untuk menggulingkan kepemimpinan di tanah airnya, Arab Saudi.

Keberadaan Hamza menjadi perdebatan. Dia diyakini menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama ibunya di Iran, meskipun spekulasi itu masih menjadi kontroversi. Pasalnya secara ideologi, Hamza merupakan penentang Syiah.

Para pengamat mengatakan, Teheran sengaja menahan Hamza sebagai alat untuk melawan jika militan Sunni menyerang Iran.

Sementara itu, salah satu saudara tiri Hamza mengatakan kepada The Guardian tahun lalu, saudaranya kemungkinan berada di Afghanistan.

Disebutkan pula Hamza menikahi putri Mohammed Atta, pelaku utama pembajakan pesawat dalam serangan 11 September di AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut