Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rekor! Jepang Miliki 100.000 Lebih Warga Berusia 100 Tahun ke Atas
Advertisement . Scroll to see content

Asian Games Kacau: Banyak Atlet Telantar di Bandara hingga Lagu Kebangsaan Salah

Sabtu, 19 September 2026 - 06:34:00 WIB
Asian Games Kacau: Banyak Atlet Telantar di Bandara hingga Lagu Kebangsaan Salah
Perhelatan kompetisi olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2026, di Prefektur Aichi dan Nagoya, Jepang, belum resmi dibuka.l, namun banyak masalah timbul (Foto: Kyodo via AP)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Perhelatan kompetisi olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2026, di Prefektur Aichi dan Nagoya, Jepang, belum resmi dibuka. Meski demikian, banyak permasalahan yang sudah timbul, mengganggu persiapan atlet.

Upacara pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan digelar di Stadion Paloma Mizuho, Sabtu (19/9/2026).

Panitia penyelenggara memilih menggunakan kapal pesiar, unit kontainer, dan hotel untuk menampung para atlet, ketimbang membangun perkampungan atlet, dengan alasan penghematan biaya dan pertimbangan lingkungan.

Namun, para atlet manca-negara justru menghadapi masalah akomodasi, termasuk waktu tunggu berjam-jam, penempatan kamar yang dicampur laki-laki dan perempuan pria, pelatih ditempatkan bersama atlet, dan lainnya.

Keluhan bahkan tak.hanya datang dari ofisial manca-negara, melainkan dari tuan rumah, Jepang.

"Ada kasus di mana pelatih, ofisial tim, dan atlet ditempatkan di kamar yang sama. Ada juga situasi di mana pembagian kamar dilakukan semata-mata berdasarkan jumlah orang, misalnya memberikan lima kamar twin untuk kelompok yang terdiri dari lima pria dan lima wanita," ujar Wakil Chef de Mission Jepang, Hisashi Mizutori, seperti dilaporkan The Japan Times.

Sementara itu panitia penyelenggara lokal menjelaskan, permasalahan akomodasi tak  bisa dihindari karena ada lonjakan jumlah atlet dan ofisial. Mereka awalnya memperkirakan 15.000 peserta, namun angka tersebut membengkak seiring penambahan cabang olahraga baru.

Para atlet juga mengalami kesulitan saat tiba di Bandara Nagoya akibat gangguan teknis yang menghambat keberangkatan. Para atlet dan ofisial sempat tertahan di bandara setelah kesalahan input data, menyebabkan nama banyak atlet tidak tercantum dalam basis data transportasi bandara. Dampaknya staf tidak bisa memberi izin atau memberangkatkan bus jemputan.

Selain itu ketersediaan tempat duduk sangat terbatas mengingat banyaknya atlet, ofisial, pelatih dari berbagai negara dan wilayah yang hadir. 

Bahkan, atlet dan rombongan hanya diberi air mineral, padahal mereka tertahan di bandara berhari-hari.

Tim bulu tangkis China akhirnya menggunakan transportasi umum untuk meninggalkan bandara. Namun hanya sedikit yang bisa berangkat karena keterbatasan tiket.

Atlet lain akhirnya diantar oleh warga China yang tinggal di sekitar lokasi setelah staf Konsulat Jenderal China di Nagoya mengoordinasikan bantuan.

Dalam insiden lain, lagu kebangsaan Korea Utara secara keliru diputar untuk tim Korea Selatan sebelum pertandingan hoki putra antara Korea Selatan dan Bangladesh pada Jumat (18/9/2026).

Korea Selatan pada Kamis lalu juga mengajukan protes resmi kepada panitia penyelenggara Asian Games terkait penonjolan sosok panglima perang Jepang yang pernah menginvasi negara mereka dalam upacara baru-baru ini. 

Mengusung slogan "Imagine One Asia", Asian Games 2026 akan berlangsung selama 16 hari, yakni dari 19 September hingga 4 Oktober. 

Perhelatan ini mempertandingkan 43 cabang olahraga, 71 disiplin, dan 469 nomor pertandingan perebutan medali, diikuti sekitar 15.000 atlet dari 45 negara dan wilayah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut