Australia Bolehkan Siswa Perempuan Pakai Celana Panjang ke Sekolah
SYDNEY, iNews.id - Di Australia, siswa perempuan di sekolah dasar (SD) dan menengah (SMP) negeri di negara bagian New South Wales (NSW) diperbolehkan mengenakan celana pendek atau panjang ke sekolah. Hal ini mulai diberlakukan di bawah perubahan kebijakan baru.
Menteri Utama NSW, Gladys Berejiklian, dan Menteri Pendidikan NSW, Rob Stokes, mengumumkan perubahan kebijakan seragam sekolah pada Selasa (24/7/2018). Dengan adanya aturan baru ini, semua sekolah negeri harus mengizinkan siswa perempuan mengenakan celana jika mereka mau.
Saat ini, hal tersebut diserahkan pada kebijaksanaan masing-masing sekolah, apakah diperbolehkan atau tidak. Ini merupakan perombakan kebijakan seragam yang paling signifikan dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun.
Seorang siswa perempuan mengenakan celana panjang ke sekolah. (Foto: Solent News)
UU Seragam Sekolah yang lama yang disusun pada 2004. Dulunya UU itu mencakup 24 halaman, dna kini berkurang menjadi hanya dua halaman.
"Semua perlengkapan seragam sekolah menjadi terjangkau, nyaman, dan sesuai untuk seluruh jenis tubuh," demikian isi kebijakan baru tersebut.
Melissa Mibus merupakan salah satu orangtua yang menyambut baik perubahan itu. Mibus memenangkan 'pertempurannya' melawan sekolah negeri di NSW bernama John Palmer sehingga ketiga putrinya bisa mengenakan celana panjang di musim dingin.
Dia mengaku lega mendengar perubahan ini akan berlaku di seluruh negara bagian.
"Ini akan sangat menyenangkan bagi semua anak perempuan di sekolah umum New South Wales," ujar Mibus.
Menteri Pendidikan NSW Rob Stokes yakin perubahan ini akan mempermudah anak perempuan untuk berpartisipasi dan terlibat dalam kegiatan olahraga dan kegiatan sekolah.
"Kebijakan ini merupakan hasil dari mendengarkan orangtua, guru, dan siswa tentang beberapa frustrasi mereka terhadap dokumen kebijakan yang terlalu rumit. Seragam harus terjangkau, mereka harus sederhana, mereka harus nyaman. Itulah kebijakan ini," ujar Stokes.
"Ini semua tentang memastikan para gadis, secara khusus, memiliki kesempatan mengenakan celana serta rok, mengakui bahwa itu membuat mereka jauh lebih mudah terlibat dalam olahraga dan kegiatan di sekitar halaman sekolah dan mendapat kenyamanan," kata dia, menambahkan.
Editor: Nathania Riris Michico