BAKU, iNews.id - Pemerintah Azerbaijan menuduh tentara Armenia menembaki pasukannya yang dekat daerah kantong Nagorno-Karabakh yang disengketakan. Wilayah tersebut telah menjadi rebutan kedua negara selama 30 tahun.
Kantor berita TASS melaporkan, Menteri Pertahanan Azeri mengatakan telah membalas tembakan tersebut. Dia menyebut, Armenia menggunakan artileri untuk menyerang pasukan di wilayah Lachin dan Kalbajar, sebelah barat daerah kantong itu.
Mengapa Kebakaran Terbaru di Hong Kong Begitu Mematikan?
Sementara dilansir dari kantor berita Interfax, kementerian pertahanan Armenia membantah telah melakukan penyerangan.
Perselisihan atas wilayah pegunungan di dalam Azerbaijan yang dikendalikan oleh etnis Armenia sejak tahun 1990-an, berkobar pada 2020. Perang berkobar selama enam minggu di mana pasukan Azeri mendapatkan kembali sebagian besar wilayah.
Keren, Siswa Indonesia Raih 4 Medali Olimpiade Biologi Internasional di Armenia
Kedua belah pihak sepakat untuk bekerja pada rencana perdamaian setelah Rusia menengahi gencatan senjata. Namun demikian, secara berkala, keduanya saling menuduh menembakkan peluru melintasi perbatasan.
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken berbicara secara terpisah dengan para pemimpin Armenia dan Azerbaijan pada Senin (25/7/2022) lalu. Dia ingin mencoba mendorong bekas republik Soviet itu menuju perdamaian.
Terbang dari Istanbul, Pesawat Korsel Mendarat Darurat di Azerbaijan
Editor: Umaya Khusniah
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku