Badai di Filipina Renggut 68 Nyawa
MANILA, iNews.id - Korban tewas akibat badai yang menerjang Filipina sejak Natal lalu mencapai 68 orang. Jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah, bahkan lebih besar lagi.
Otoritas pertahanan sipil Filipina mengungkap, korban tewas terbanyak berasal dari daerah pegunungan Bicol, yakni 57 orang. Sementara 11 lainnya berasal dari Pulau Samal.
Sementara dari faktor penyebab, mayoritas korban tewas karena tertimbun tanah longsor dan tenggelam setelah tersapu banjir.
"Saya khawatir (jumlah korban tewas) masih bertambah karena banyak daerah yang belum kami jangkau," kata Direktur Pertahanan Sipil Bicol, Claudio Yucot, dikutip dari AFP, Senin (31/12/2018).
Bencana yang disebut warga dengan 'Usman' terjadi pada Sabtu pekan lalu. Meski tak membawa angin kencang, badai ini menyebabkan hujan deras yang memicu banjir serta menyebabkan tanah longsor.