Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:41:00 WIB
Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka
Badai salju dahsyat di Jepang telah merenggut 46 nyawa selama hampir 3 pekan terakhir (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

AOMORI, iNews.id - Badai salju dahsyat di Jepang telah merenggut 46 nyawa selama hampir 3 pekan terakhir. Selain itu, 604 lainnya luka, demikian data terbaru Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang, Selasa (10/2/2026).

Hampir sepertiga dari korban luka atau sekitar 190 orang mengalami luka serius.

Sementara itu jumlah korban jiwa terbanyak berada di Prefektur Niigata, yakni 17 kematian.

Gelombang salju terbaru, yang telah melanda Jepang sejak 20 Januari, mencapai Tokyo pada 8 Februari. Kota tersebut mengalami hujan salju untuk pertama kali dalam beberapa tahun, dengan akumulasi ketebalan 5 cm.

Jepang dilanda badal musim dingin dahsyat tahun ini dengan intensitas hujan salju yang tinggi di beberapa prefektur bagian utara.

Hujan salju yang terus berlanjut sejak akhir Januari mengubur prefektur di utara serta menyebabkan kekacauan lalu lintas, terutama di sepanjang pantai yang menghadap Laut Jepang.

Menurut polisi dan pejabat pemerintah setempat, kematian terbanyak disebabkan kecelakaan lalu lintas serta tertimpa gumpalan salju yang jatuh dari atap rumah atau gedung.

Ada pula korban meninggal yang terjatuh dari atap saat membersihkan tumpukan salju di atap rumah.

Badan Meteorologi Jepang mengungkap di pusat ibu kota Prefektur Aomori, warga menghadapi tumpukan salju dengan ketebalan 1,3 meter di jalanan maupun pekarangan rumah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut