Balas Dendam, Kelompok Hizbullah Bom Pos Milter Israel
BEIRUT, iNews.id - Kelompok Hizbullah menyerang target-target militer Israel yang baru didirikan di dalam wilayah Lebanon. Serangan itu dilancarkan sebagai pembalasan atas pelanggaran gencatan senjata oleh pasukan Zionis sejak pekan lalu.
Pejuang Hizbullah mengebom posisi militer Israel di Kota Al Bayyada menggunakan drone.
Disebutkan, serangan itu sebagai tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata dan "agresi berkelanjutan Israel terhadap desa-desa di Lebanon selatan dengan menembakkan artileri.
Namun militer Israel mengklaim serangan drone itu berhasil digagalkan. Selaijln itu tidak ada drone Hizbullah yang memasuki wilayah Israel.
Heboh! Tentara Israel Rusak Patung Yesus di Lebanon, Picu Kecaman Global
Meski gencatan senjata 10 hari yang dimediasi Presiden AS Donald Trump mulai berlaku di Lebanon pada 17 April, pasukan Israel justru meningkatkan serangan terhadap beberapa kota di Lebanon selatan dengan menembakkan artileri, hingga menghancurkan rumah dan infrastruktur.
Israel memperluas serangan ke Lebanon sejak 2 Maret, menewaskan 2.454 orang dam melukai 7.658 lainnya. Serangan itu juga menyebabkan lebih dari 1 juta warga Lebanon selatan mengungsi.
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk! Israel Serang Lebanon, Hizbullah bakal Membalas
Terkait konflik tersebut, Lebanon dan Israel menggelar perundingan tingkat duta besar di Washington DC pada 15 April, pertemuan langsung pertama delegasi kedua negara sejak 43 tahun.
Kedua pihak dijadwalkan mengadakan perundingan putaran kedua juga di Washington DC pada hari ini.
Editor: Anton Suhartono