Banjir Bandang Terjang Grand Canyon AS, Puluhan Orang Hilang
WASHINGTON, iNews.id - Banjir bandang menerjang Grand Canyon, Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat (AS), Minggu (30/8/2026). Akibatnya lebih dari 20 orang dilaporkan hilang dan puluhan lainnya dievakuasi.
Operasi evakuasi dan pencarian terus berlanjut. Petugas Dinas Taman Nasional AS mengevakuasi setidaknya 62 orang.
Banjir bandang juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur taman nasional, menghancurkan beberapa jembatan.
Sejumlah jembatan dan jalur menuju Sungai Colorado ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Sebanyak 62 orang dievakuasi akibat banjir di daerah Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch pada Sabtu (29/8/2026) siang. Gelombang air yang deras menyapu bebatuan besar, jembatan, serta puing-puing lain di Sungai Colorado, yang mengalir melalui taman tersebut.
Dinas Taman Nasional meminta masyarakat untuk memberikan informasi tentang para korban hilang atau belum melapor setelah banjir bandang.
Berdasarkan penilaian awal, banjir disebabkan tingginya curah hujan dalam waktu singkat, yakni hingga 2,5 sentimeter, di daerah berbatu. Hujan deras diperkirakan masih akan mengguyur kawasan tersebut pada Senin (31/8/2026).
Kondisi tersebut bisa memperburuk situasi dan menyebabkan banjir dan longsoran batu.
Tempat-tempat wisata populer, termasuk Bright Angel Campground, Phantom Ranch, dan sebagian jalur North Kaibab, ditutup pada Minggu sementara petugas taman nasional memeriksa kerusakan.
Perjalanan arung jeram di Sungai Colorado juga telah dihentikan untuk sementara waktu.
Pengunjug Grand Canyon, Parth Desai, mengatakan dia dan beberapa rekannya para dokter sedang mendaki melalui lorong sempit di Bright Angel Canyon saat hujan deras mengguyur.
“Kami melihat sungai meluap, air terjun muncul entah dari mana. Bebatuan, lumpur, tanah longsor terjadi di mana-mana,” katanya, kepada Associated Press (AP).
Editor: Anton Suhartono