Banjir China, Korban Tewas Naik Jadi 56 Orang 5 Hilang
BEIJING, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat banjir di China meningkat menjadi 56 orang. Sementara korban hilang berkurang menjadi lima orang.
Pejabat setempat menambahkan, ada sekitar 5 juta warga di 120 kabupaten terdampak banjir. Sebanyak 500.000an orang dievakuasi akibat bencana ini.
"Lebih dari 3.000 rumah terendam dan runtuh sementara 5.500 rumah lainnya rusak parah," kata pejabat setempat seperti dilansir dari Anadolu.
Banjir menerjang kawasan Zhengzhou, Provinsi Henan, China. Sebelumnya, kawasan ini tidak pernah dilanda banjir.
Bencana ini menyebabkan kerugian hingga jutaan dolar AS. Saat ini, pemerintah dan masyarakat setempat berupaya bekerja normal dan rekonstruksi telah dimulai.
Perusahaan asuransi juga telah melaporkan 176.900 kasus, Sebanyak 167.500 di antaranya kasus asuransi mobil, yang menelan biaya sekitar 898 juta dolar AS.
Bandara Internasional Zhengzhou Xinzheng juga kembali membuka layanan, termasuk lebih dari 540 penerbangan terjadwal pada hari Jumat.
Tentara Pembebasan Rakyat China mengerahkan 25.000 tentara, milisi dan polisi guna membantu operasi penyelamatan. Sebanyak 1.400 kendaraan dan mesin juga 170 kapal dikerahkan untuk penyelamatan di daerah yang dilanda banjir.
Perusahaan konstruksi China Anneng Group mengirim 102 penyelamat profesional dengan 30 set jembatan ponton listrik darurat dan kendaraan penyelamat amfibi segala medan. Mereka akan mengevakuasi orang-orang yang terperangkap di desa-desa yang terendam banjir.
Editor: Umaya Khusniah