Baru Ditunjuk, Menteri di Prancis Dijerat Kasus Pemerkosaan
PARIS, iNews.id - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin menghadapi tuduhan pemerkosaan. Dia baru ditunjuk oleh Presiden Emmanuel Macron untuk mengisi posisi tersebut menyusul reshuffle kabinet yang diumumkan pekan ini.
Darmanin menyebut ada motif politik di balik tuduhan tersebut. Menurut dia, masalah ini diungkit karena ada pihak yang tidak suka dengan posisi barunya.
Kasus pemerkosaan terjadi pada 2009 dan sedang diselidiki pihak berwenang setelah seorang perempuan yang mengaku sebagai korban, Sophie Patterson-Spatz, melayangkan laporan.
"Saya menjadi target fitnah. Saya tidak ingin ada orang yang dituduh bersalah dan saya bahkan tidak ingin musuh terjahat sekalipun menjadi korban perburuan yang saya alami hari ini," kata Darmanin, dikutip dari AFP, Kamis (16/7/2020).
Disaksikan Suami, Perempuan Tewas Terlempar dari Rollercoaster Formula 1 di Prancis
Lebih lanjut dia menilai kasus ini bukan hanya menyerang pribadinya, namun untuk melemahkan pemerintahan.
Sementara itu Sophie mengaku diperkosa oleh Darmanin sebagai imbalan karena dibantu menghapus catatan kriminalnya. Saat itu Darmanin merupakan pejabat hukum di partai berkuasa.
Kasus ini sudah berjalan lama. Darmanin mengakui terjadi hubungan seksual saat itu, namun membantah ada unsur pemaksaan.
Proses hukum terhadap Darmanin dihentikan pada 2018. Namun tahun ini banding penggugat diterima, sehingga hakim memerintahkan penyelidikan dibuka kembali.
Editor: Anton Suhartono