Bayi Berusia 10 Bulan Dilaporkan Tewas akibat Serangan Pasukan Ukraina di Kota Kreminna
LUHANSK, iNews.id – Pasukan Ukraina dilaporkan menyerang Kota Kreminna di Provinsi Luhansk, akhir pekan lalu. Akibatnya, satu bayi perempuan berusia 10 bulan meninggal dan empat penduduk dewasa di kota itu terluka.
Perwira pasukan Luhansk yang pro-Rusia, Letnan Kolonel (purn) Andrei Marochko mengatakan, pasukan Ukraina menembaki Kreminna dengan senjata artileri. Serangan itu terjadi pada Sabtu (21/1/2023) waktu setempat.
“Kami baru saja menerima informasi tentang empat warga kota (Kreminna) yang terluka dan seorang anak meninggal akibat pengeboman (oleh militer Ukraina),” kata Marochko kepada kantor berita Sputnik, Senin (23/1/2023).
Dia menjelaskan, empat korban luka terdiri atas dua laki-laki dan dua perempuan. Sementara bayi perempuan yang tewas diketahui lahir pada 27 Maret 2021.
Rusia Klaim Rebut Satu Desa Lagi dekat Bakhmut, 50 Prajurit Ukraina Tewas dan Terluka
Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.
Eks Anggota Pasukan Elite AS Dibunuh Tentara Rusia dalam Perang di Ukraina
Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Sebagai tanggapan atas agresi militer Rusia itu, negara-negara Barat dan sekutunya menjatuhkan beragam sanksi terhadap Moskow.
Luhansk adalah salah satu dari empat provinsi Ukraina yang diklaim Kremlin sebagai bagian dari Federasi Rusia pascareferendum beberapa bulan lalu. Namun, klaim tersebut ditolak oleh sebagian besar anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Editor: Ahmad Islamy Jamil