Beda dengan Trump, Wapres AS JD Vance Ogah Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel
WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance menegaskan tak mendukung Benjamin Netanyahu dalam pemilu Israel yang digelar pada 27 Oktober mendatang. Dia bahkan ingin menjaga jarak dengan politik Israel.
Sikapnya itu berbeda jauh dengan Presiden Donald Trump yang menegaskan dukungannya terhadap Netanyahu dalam pemilu hingga terpilih kembali menjadi perdana menteri Israel.
Vance menegaskan, lebih fokus untuk mendukung Partai Republik serta para kandidatnya yang akan bertarung dalam pemilu paruh waktu AS pada 3 November mendatang.
"Presiden memiliki dukungan paling efektif dalam sejarah politik Amerika atau internasional. Saya mendukung kandidat AS, dan itulah fokus saya dalam pemilu paruh waktu, jadi saya tidak akan terlibat dalam pemilu Israel," kata Vance, dalam wawancara dengan Mark Halperin di program 2WAY Tonight, dikutip Rabu (21/10/2016).
"Saya tidak menentangnya dan juga tidak mendukungnya (Netanyahu). Saya tidak akan terlibat dalam pemilu Israel," katanya, menegaskan.
Trump sebelumnya menegaskan dukungan terhadap Netanyahu secara penuh dan total.
Dalam posting-an di akun Truth Social, Trump memuji kepemimpinan Netanyahu serta kemitraan Israel dengan AS, khususnya dalam menghadapi Iran.
Bahkan Trump memperingatkan, AS mungkin akan memikul beban itu sendiri jika Israel bukan dipimpin oleh Netanyahu lagi.
Editor: Anton Suhartono