Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran
Advertisement . Scroll to see content

Beda Omongan, Trump Bantah Akan Serang Venezuela

Sabtu, 01 November 2025 - 07:52:00 WIB
Beda Omongan, Trump Bantah Akan Serang Venezuela
Donald Trump membantah Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk menyerang daratan Venezuela (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump membantah Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk menyerang Venezuela. Ini bertentangan dengan pernyatannya pekan lalu bahwa AS segera menyerang negara Amerika Latin itu dengan dalih untuk menlenyapkan geng-geng narkoba.

Saat ditanya oleh wartawan di pesawat Air Force One, Jumat (31/10/2025), apakah laporan media bahwa dia sedang mempertimbangkan menyerang Venezuela benar, Trump menjawab dengan tegas, "Tidak."

Namun tidak jelas apakah maksud pernyataannya berlaku hingga masa yang akan datang atau karena belum ada keputusan yang dibuat saat ini.

Dalam beberapa pekan terakhir, Trump blak-blakan mengatakan pemerintahannya akan menyerang target-target terkait narkoba di Venezuela.

"Daratan (Venezuela) akan menjadi target berikutnya," kata Trump, pekan lalu, merujuk pada tahapan serangan berikutnya setelah AS melancarkan operasi di laut terhadap kapal-kapal dari Venezuela yang diduga membawa narkoba.

Meski waktu pasti serangan darat tersebut belum jelas, para pejabat yang dekat dengan Trump mengisyaratkan serangan itu mungkin segera terjadi.

Operasi militer AS di Laut Karibia dan Pasifik Timur telah menargetkan setidaknya 14 kapal yang menurut Washington terlibat dalam perdagangan narkoba ilegal. Total sebanyak 61 orang tewas dalam operasi tersebut. 

Trump sebelumnya juga mengizinkan badan intelijen CIA untuk melakukan operasi rahasia di Venezuela.

AS telah meningkatkan kehadiran militer yang besar di Karibia dalam beberapa bulan terakhir, yakni dengan mengerahkan jet tempur, kapal perang, serta belasan ribu pasukan. Kehadiran tersebut akan diperluas secara signifikan dalam beberapa pekan mendatang dengan kedatangan gugus tugas tempur kapal induk USS Gerald R Ford.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut