Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bandar Narkoba The Doctor Tinggal di Malaysia sejak 2024
Advertisement . Scroll to see content

Belajar dari RI, Ini Kisah Anwar Ibrahim Bangun Reformasi Malaysia

Senin, 21 Mei 2018 - 17:17:00 WIB
Belajar dari RI, Ini Kisah Anwar Ibrahim Bangun Reformasi Malaysia
Anwar Ibrahim bertemu dengan BJ Habibie di Jakarta (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anwar Ibrahim mengakui Malaysia banyak belajar dari Indonesia dalam memperjuangkan reformasi. Pada 1998 saat Soeharto jatuh dan kepemimpinan RI beralih ke BJ Habibie, Malaysia baru menggulirkan reformasi yang dipimpin Anwar.

Anwar menggalang kekuatan untuk mengubah kondisi negara. Pada 2 September 1998 dia bersama pendukungnya turun ke jalan melawan rezim penguasa Barisan Nasional. Sayang, pada 20 September 1998, Anwar dijebloskan ke penjara.

Hal itu tak membuatnya berhenti berjuang. Anwar memimpin gerakan reformasi hingga terbentuk Partai Keadilan Nasional, yang menyatukan kekuatan dengan Partai Islam Se-Malaysia (PAS) dan Partai Aksi Demokratik (DAP) untuk mendirikan koalisi Barisan Alternatif dalam pemilu 1999.

Kunjungannya ke kediaman BJ Habibie pada Minggu (20/5) juga untuk mengenang 20 tahun reformasi. Gerakan reformasi pada 1998 mengesankan baginya. Anwar mengaku mengikuti perkembangan reformasi di Indonesia dari dekat. Ia pun kenal baik dengan Presiden Soeharto dan pernah mengunjungi beliau pada saat itu.

Selepas itu, Mahathir Mohamad memecatnya dari posisi wakil perdana menteri setelah berselisih. Tak hanya itu, dia dijebloskan ke penjara atas tuduhan korupsi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut