Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Imbas 2 Bibit Siklon Tropis
Advertisement . Scroll to see content

Belanda Kembalikan 288 Artefak dan Benda Budaya ke Indonesia yang Dicuri saat Penjajahan

Sabtu, 21 September 2024 - 11:35:00 WIB
Belanda Kembalikan 288 Artefak dan Benda Budaya ke Indonesia yang Dicuri saat Penjajahan
Belanda mengembalikan 288 artefak sejarah dan benda budaya milik Indonesia (Foto: Yenisafak)
Advertisement . Scroll to see content

AMSTERDAM, iNews.id - Belanda mengembalikan 288 artefak sejarah dan benda budaya milik Indonesia. Benda-benda itu dibawa secara ilegal dari Indonesia selama masa penjajahan.

Kantor pemerintah Belanda, dalam keterangan pada Jumat (20/9/20224), menyatakan artefak dan benda budaya bagian dari Koleksi Nasional akan dikembalikan atas permintaan Pemerintah Republik Indonesia.

"Artefak tersebut akan secara resmi dikembalikan ke Indonesia pada 20 September di Wereldmuseum di Amsterdam, di hadapan direktur jenderal kebudayaan Indonesia, Hilmar Farid, dan Komite Repatriasi Indonesia," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (21/9/2024).

Di antara benda yang dikembalikan adalah empat patung Hindu-Buddha yang dibawa ke Belanda dari Jawa pada paruh pertama abad ke-19.

Selan itu 284 benda lainnya adalah senjata, koin, perhiasan, dan tekstil yang dibawa ke Belanda dari Bali Selatan pada 1906.

Komite Koleksi Kolonial menyelidiki asal-usul artefak budaya yang dibawa ke Belanda dari negara lain dan membuat rekomendasi untuk mengembalikannya sesuai dengan kebijakan nasional.

Berdasarkan rekomendasi dari komite, Belanda mengembalikan artefak sejarah yang diselundupkan tersebut. Ini merupakan pengembalian gelombang kedua setelah sebelumnya memulangkan artefak tersebut ke Indonesia pada 2023, termasuk ke Sri Lanka.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut