Belum Nyerah, Bos WHO Bahas Asal Usul Covid dengan PM China
ZURICH, iNews.id - Upaya untuk mengungkap asal usul Covid-19 terus dikejar. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus telah berbicara dengan Perdana Menteri China Li Keqiang mengenai kerja sama untuk mengungkap asal usul Covid-19. Seperti diketahui, kasus infeksi virus corona baru pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China, pada akhir 2019.
Tedros sebelumnya juga mendesak China untuk lebih terbuka dalam data dan informasi terkait asal usul virus yang telah membunuh jutaan orang di dunia dalam 2 tahun terakhir tersebut.
"Senang bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang. Kami membahas Covid-19 serta perlunya upaya agresif VaccinEquity tahun ini untuk memvaksin 70 persen dari semua populasi," katanya, dalam cuitan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (5/2/2022).
“Kami juga membahas perlunya kerja sama yang lebih kuat mengenai asal-usul Covid-19, yang berakar pada sains dan bukti,” katanya, lagi.
WHO Ingatkan Terlalu Dini Klaim Menang terhadap Covid, Kematian Meningkat Tajam!
WHO tahun lalu membentuk Kelompok Penasihat Ilmiah Asal Usul Patogen Novel (SAGO) serta mendesak China untuk menyediakan data mentah yang bisa membantu penyelidikan tahap lanjutan. Namun China menolak permintaan itu dengan alasan aturan soal privasi pasien.
Bos WHO Asia Pasifik Barat Takeshi Kasai Dituduh Rasis, Singgung Budaya Negara Tertentu
China juga secara konsisten membantah tuduhan bahwa virus corona bocor dari laboratorium di Wuhan.
Studi bersama oleh China dan WHO yang diterbitkan pada 2021 mengesampingkan teori bahwa Covid-19 berasal dari kebocoran laboratorium. Hipotesis paling mungkin adalah virus menginfeksi manusia secara alami, mungkin melalui perdagangan satwa liar.
Editor: Anton Suhartono