Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bertemu Petinggi Embraer Brasil di Istana, Bahas Rencana Beli Pesawat?
Advertisement . Scroll to see content

Bendungan Jebol di Brasil, 350 Orang Hilang dan 24.000 Dievakuasi

Senin, 28 Januari 2019 - 08:15:00 WIB
Bendungan Jebol di Brasil, 350 Orang Hilang dan 24.000 Dievakuasi
Pemandangan udara setelah runtuhnya bendungan milik perusahaan tambang raksasa Brasil, Vale, dekat Kota Brumadinho di Brasil tenggara. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BRASILIA, iNews.id - Pihak berwenang Brasil melanjutkan pencarian ratusan orang yang hilang di tengah jebolnya bendungan besar, Minggu (27/1/2019). Para petugas pemadam kebakaran kembali ke daerah-daerah yang tertutup lumpur setelah penangguhan beberapa jam karena kekhawatiran bahwa bendungan kedua berisiko jebol.

Petugas mengevakuasi sekitar 24.000 orang yang terdampak longsoran akibat bendungan jebol di Kota Brumadinho, Minas Gerais, Brasil. Cuaca buruk dikhawatirkan menyebabkan terjadinya longsor susulan.

Sirene peringatan sudah dibunyikan sejak Minggu pagi. Hal itu dipicu oleh permukaan air yang menunjukkan level berbahaya di bendungan yang berada dekat tambang bijih besi milik Vale SA.

Para petugas penyelamat mengevakuasi beberapa permukiman di Brumadinho yang berada dalam jangkauan bendungan B6 milik perusahaan tambang Vale.

"Kami memiliki situasi risiko yang akan segera terjadi, dan kami sedang memantau itu," kata juru bicara departemen pemadam kebakaran negara, Pedro Aihara, seperti dilaporkan Reuters, Senin (28/1/2019).

Menurutnya, pasca bendungan jebol kemungkinan berdampak terhadap bendungan-bendungan lain di sekitarnya. Bendungan kedua yang dipantau berada sekitar 50 meter dari bendungan yang pecah dan bagian dari kompleks industri besar.

Proses evakuasi ini mengalihkan perhatian petugas terhadap pencarian ratusan orang yang hilang akibat kejadian bendungan jebol pada Jumat lalu. Peristiwa itu mengakibatkan semburan lumpur yang mengubur fasilitas pertambangan dan rumah-rumah di dekatnya.

"Pekerjaan kami sepenuhnya terfokus pada evakuasi," kata Aihara.

Sekitar 250 orang dinyatakan masih hilang akibat peristiwa bendungan tailing jebol. Menurut daftar yang dirilis oleh Vale, ini bencana kedua dalam waktu kurang dari empat tahun.

Kata pejabat setempat, sebagian besar yang hilang diduga tewas. Berdasarkan data petugas pemadam negara pada Minggu, jumlah korban tewas akibat kejadian ini menjadi 37 orang.

Namun jumlah itu diperkirakan akan meningkat setelah tim penyelamat dan pemulihan mencapai daerah yang paling parah.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut