Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Luncurkan 4 Proyek Perdagangan Karbon, Menhut: Bukan Omon-Omon
Advertisement . Scroll to see content

Berselisih dengan Tamu Lain di Pesta, Wanita Muda Ini Malah Hilang di Hutan

Jumat, 13 Agustus 2021 - 12:50:00 WIB
Berselisih dengan Tamu Lain di Pesta, Wanita Muda Ini Malah Hilang di Hutan
Beruang cokelat. (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Seorang tamu respespi pernikahan tiba-tiba menghilang dari pesta di hutan. Keluarga dan tamu undangan menduga korban telah diserang beruang liar. 

Yana Balobanova (24) awalanya menghadiri pesta pernikahan kecil temannya di hutan dekat kota Severouralsk, Rusia. Namun karena suatu hal, dia berselisih dengan tamu lain. 

Dia yang marah akhirnya pergi sendirian untuk mencari jalan keluar dari pepohonan yang lebat. Namun kemudian, dia justru menghilang dan tak juga ditemukan. 

Yana sempat berhasil membuat panggilan darurat dari ponselnya sebanyak dua kali. Dia memberitahukan jika telah tersesat di hutan.

Tim pelacak pun berusaha mencari keberadaan korban. Namun meski telah mengerahkan anjing pelacak, korban tak juga ditemukan. 

Namun anjing-anjing pelacak terlihat gelisah saat mereka mencium bau banyak beruang liar. Bahkan, jejak-jejak beruang cokelat juga terlihat. Mereka menduga, korban telah diserang beruang.

Pencarian korban telah berlanjut selama lebih dari sebulan. Meski demikian, jejak korban tak juga ditemukan.

Inspektur satwa liar, Andrei Sakulin mengatakan sangat kecil kemungkinan wanita itu ditemukan hidup-hidup.

“Jika seseorang secara tidak sengaja berada di antara beruang, mereka akan segera dimangsa. Beruang dapat menyerang dengan cepat dan kasar, tanpa geraman dan peringatan," katanya.

Dia menambahkan, beruang dapat menyerang secepat kilat. Jadi tidak mungkin untuk melarikan diri. Apalagi saat ini beruang jantan juga berperilaku agresif.

Ayah Yana, Yakov Balobanov mengatakan, anjing-anjing itu mencapai suatu tempat di hutan. Namun mereka sangat dekat dengan kaki pawangnya.

"Mereka (anjing pelacak) takut ada beruang di dekat mereka," katanya. 

Dia menambahkan ada banyak jejak kaki beruang di hutan. Dia menduga putrinya telah tewas dalam hutan. 

"Dia tidak punya pengalaman bertahan hidup sendirian di hutan," katanya. 

Kepala regu pencari sukarelawan Proryv, Natalia Volkova mengaku menemukan seorang lelaki tua yang sedang memetik buah beri di hutan. Lelaki tua itu mengingat pernah melihat korban. 

“Dia mengingatnya karena dia terkejut melihat seorang wanita muda di sana sendirian. Anjing pelacak mencium baunya tetapi belum mengarah ke apa pun," katanya. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut