Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dibombardir Iran, 13 Warga Israel Tewas dan Ribuan Luka
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Liga Arab, China Tegaskan Komitmen Terus Bantu Rakyat Palestina 

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 11:34:00 WIB
Bertemu Liga Arab, China Tegaskan Komitmen Terus Bantu Rakyat Palestina 
Jutaan warga Palestina diminta Israel meninggalkan Gaza (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Delegasi China untuk Timur Tengah telah bertemu dengan anggota senior Liga Arab untuk membahas krisis di Israel dan Gaza. China menegaskan komitmen untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

"Komunitas internasional harus dengan sungguh-sungguh meningkatkan rasa urgensi mereka untuk kembali ke dasar yang benar dari solusi dua negara untuk mewujudkan perdamaian bersama dua negara Palestina dan Israel," kata Diplomat China Zhai Jun, seperti dilansir Aljazeera, Sabtu (14/10/2023).

Zhai juga telah melakukan panggilan telepon dengan pejabat senior dari Mesir, Otoritas Palestina, Israel, dan Arab Saudi dalam upaya untuk menyelesaikan menciptakan perdamaian.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pengungsi Norwegia Jan Egeland mengutuk perintah Israel untuk meminta jutaan warga Palestina mengungsi.

"Ini adalah kejahatan perang," katanya.

Egeland mendesak negara-negara Barat dan Arab untuk mendorong Israel menghapus perintah tersebut.

"Menurut hukum humaniter internasional, ini disebut pemindahan paksa penduduk dan ini adalah kejahatan perang," katanya.

Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menolak pemindahan paksa warga Gaza oleh Israel. Hal itu disampaikan Abbas dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken di Amman, Yordania, Jumat (13/10/2023).

Militer Israel pada Kamis malam memperingatkan warga yang tinggal di Gaza utara untuk pindah ke selatan. Pasukan Zionis memberi waktu 24 jam bagi warga Gaza untuk mengungsi. 

Abbas mengatakan kepada Blinken, pemindahan paksa itu bisa menjadi tragedi Nakba kedua. Nakba merupakan pengungsian massal warga Palestina dalam perang 1948 yang berujung dengan pembentukan negara Israel.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut