Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: Iran Negara Gagal
Advertisement . Scroll to see content

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:22:00 WIB
Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden
Donald Trump blak-blakan mengatakan, sudah saatnya Ukraina memiliki presiden baru (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Setikat (AS) Donald Trump blak-blakan mengatakan, sudah saatnya Ukraina memiliki presiden baru. Pernyataan itu disampaikan Trump menanggapi kritik Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky soal kesepakatan AS dengan Rusia mengenai pengiriman solar.

Zelensky memperingatkan, kesepakatan baru yang memasukkan jutaan ton solar Rusia ke AS hanya akan memberi dana tambahan bagi Moskow untuk melanjutkan perang melawan Ukraina. Dia juga menyebut kesepakatan itu sebagai hadiah untuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

Trump berkomentar, Zelensky hanya ingin membuat masalah bagi dunia dengan terus melalukan serangan terhadap kilang-kilang minyak Rusia.

"Dia sebaiknya benar-benar mundur," ujar Trump, sebelum menyarankan agar Ukraina memilih pemimpin baru yang mau menyepakati negosiasi damai.

Sejak menginvasi Ukraina pada 2022, Rusia dalam status darurat militer, yang berarti pemilihan umum (pemilu) bisa ditunda.

Pasokan bahan bakar global, termasuk solar, sangat terbatas akibat perang melawan Iran yang dilancarkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari.

Rusia dan Ukraina baru-baru ini mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur energi dan fasilitas transportasi satu sama lain, sehingga semakin menekan pasar energi.

"Kami bilang, 'Anda boleh melakukan apa saja terhadap Rusia, tapi jangan serang kilang-kilang minyaknya', karena hal itu menimbulkan masalah bagi dunia," ujar Trump, mengkritik Zelensky.

"Dia sebenarnya bisa saja mencapai banyak kesepakatan, namun entah mengapa, dia tidak pernah melakukannya," kata Trump, lagi.

Utusan Putin, Kirill Dmitriev, menyebut intervensi Trump sebagai sesuatu yang "ikonik dan bersejarah". Dia mengatakan Ukraina membutuhkan kepemimpinan yang benar-benar berfokus pada perdamaian.

Trump pada Jumat lalu mengatakan bahwa kesepakatan telah dicapai dengan Moskow untuk menangguhkan sanksi terhadap ekspor solar Rusia hingga 7 April.

Sementara itu Zelensky merespons dengan mengatakan kesepakatan tersebut akan memungkinkan Rusia menggalang dana baru untuk memperoleh peralatan militer guna melanjutkan perang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut