Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Puji Xi Jinping: Saya Sangat Menghormati China, Anda Pemimpin Hebat!
Advertisement . Scroll to see content

Bocah 8 Tahun Selamat Setelah Duel dengan Singa Gunung

Selasa, 10 September 2019 - 16:01:00 WIB
Bocah 8 Tahun Selamat Setelah Duel dengan Singa Gunung
Bocah 8 tahun di AS diserang singa hutan (Foto: Mirror)
Advertisement . Scroll to see content

COLORADO, iNews.id - Bocah 8 tahun di Bailey, Colorado, Amerika Serikat, terlibat duel dengan singa gunung saat bermain di dekat rumah pada 21 Agustus 2019 malam. Dia lolos dari maut, tapi mengalami luka parah di kepala.

Dalam upaya mempertahankan hidup, bocah bernama Pike Carlson itu menggunakan satu tangannya untuk memegang tongkat memukul mata singa dan satu tangannya lagi meninju bagian lain.

"Saya hanya memukul, mencoba meraih apa yang saya bisa, seperti tongkat. Saya mendapati tongkat dan mencoba memukul matanya, tapi tongkat itu patah," tuturnya, dikutip dari Mirror, Selasa (10/9/2019).

(Pike mengalami luka parah di wajah akibat gigitan singa hutan/Mirror)

Singa menyerang Pike beberapa menit setelah dia meninggalkan rumah untuk bertemu tetangga.

Sementara itu, sang ayah, Ron Carlson, melihat singa menyerang anaknya dan langsung keluar rumah sambil membawa pisau untuk menakuti. Beruntung, singa itu kabur setelah ditakuti menggunakan pisau.

"Kepala anak saya sudah berada di dalam mulut singa dan saya berpikir itulah yang membuat saya hancur, menyaksikan singa itu mengunyahnya," tutur Ron

Media lokal mengungkap, Pike diserang oleh singa gunung jantan berusia sekitar 1 tahun.

Sementara itu Taman Margasatwa Colorado mengungkap, bocah itu diserang pada pukul 19.30 waktu setempat, menderita luka-luka serius di matanya akibat terkena taring singa. Pike menjalani operasi di kepala dan wajah dan dirawat selama beberapa pekan.

Sementara itu petugas satwa liar memburu singa yang menyerang Pike. Ada dua singa yang dibius sehari setelah penyerangan untuk ditentukan siapa dari mereka yang menyerang Pike.

"Pejabat Federal Wildlife Services membius dua singa gunung jantan setelah dipanding menggunakan bangkai kambing. CPW kemudian menyerahkan sampel DNA kedua singa untuk dianalisis dan dicocokkan dengan deskripsi di lokasi serangan," bunyi pernyataan.

Petugas kemudian memastikan salah satu singa itu adalah pelakunya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut