Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geram! Purbaya bakal Gerebek Perusahaan Baja China yang Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Advertisement . Scroll to see content

Botol Berisi Air Seni Pengemudi Taksi Online Diminum Penumpang

Jumat, 12 Oktober 2018 - 05:23:00 WIB
Botol Berisi Air Seni Pengemudi Taksi Online Diminum Penumpang
Ilustrasi pengemudi taksi online Didi (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Perusahaan transportasi online China, Didi Chuxing, kembali menjadi sorotan. Setelah kasus pemerkosaan terhadap penumpang, kini penumpang dirugikan karena kelalaian pengemudi.

Cerita bermula saat penumpang bernama Sun menyewa taksi Didi Chuxing bersama tiga rekannya di Distrik Putuo, Shanghai, Selasa (9/10/2018) malam.

Saat itu Sun melihat ada botol minuman terisi penuh dan bertanya kepada pengemudi apakah boleh meminumnya. Di botol itu terdapat kemasan dengan logo Didi sehingga Sun berpikir bahwa minuman tersebu disediakan sebagai bagian dari layanan perusahaan bagi penumpang.

Namun dia sempat curiga karena tutup botol sudah tak rapat.

"Saya bertanya kepada pengemudi dan dia menjawab, mungkin penumpang sebelumnya sempat membuka tapi tak meminumnya karena air masih penuh," kata Sun, kepada surat kabar Beijing News, dan dilaporkan kembali oleh South China Morning Post, Kamis (11/10/2018).

Namun setelah menenggak, Sun merasa ada yang janggal dan merasa minuman tersebut air kencing.

Namun pengemudi membantah kalau itu air seninya. Dia juga meminta kepada Sun agar tak menceritakan masalah ini ke perusahaan karena takut dipecat.

"Dia sangat gelisah dan terus meminta maaf dan memukul dirinya sendiri. Dia juga menawarkan uang dari koceknya sendiri," kata Sun.

Namun Sun tetap melaporkannya ke polisi dan perusahaan.

Tak lama kemudian, juru bicara Didi memastikan bahwa pengemudi tersebut dipecat. Soal air kencing, Didi menyatakan botol itu memang digunakan pengemudi untuk buang air kecil karena tak menemukan toilet. Dia lupa membuang botol dan menaruhnya di kabin.

"Pengemudi meminta maaf berulang kali ke penumpang. Kami meminta maaf atas kejadian yang sangat disayangkan ini dan akan membawa penumpang dan pengemudi ke dokter untuk pemeriksaan medis," kata juru bicara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut