Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat
Advertisement . Scroll to see content

Brutal! Houthi Bombardir Pusat Pelatihan Keamanan Yaman, 53 Orang Tewas Ratusan Luka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:38:00 WIB
Brutal! Houthi Bombardir Pusat Pelatihan Keamanan Yaman, 53 Orang Tewas Ratusan Luka
Serangan brutal Houthi terhadap pusat pelatihan keamanan pemerintah Yaman di Provinsi Shabwa, Senin (19/10), menewaskan sedikitnya 53 orang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ADEN, iNews.id - Serangan brutal kelompok Houthi terhadap pusat pelatihan keamanan yang dikelola pasukan pemerintah Yaman di Provinsi Shabwa, Senin (19/10/2026), menewaskan sedikitnya.53 orang.

Selain itu lebih dari 200 orang mengalami luka akibat pengeboman tersebut.

Pemerintah Provinsi Shabwa, dalam pernyataan di akun Facebook, menyampaikan serangan tersebut menghantam pusat pelatihan saat personel keamanan rekrutan baru sedang menjalani pelatihan.

“Skala tragedi ini tidak bisa hanya ditanggapi dengan kecaman semata, melainkan membutuhkan langkah-langkah militer dan keamanan mendesak untuk mencegah terulangnya serangan serupa,” bunyi pernyataan pemerintah, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (20/10/2026).

Pemerintah provinsi juga mendesak pusat dan koalisi pimpinan Arab Saudi untuk memperkuat kemampuan pertahanan di provinsi tersebut.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari pihak Houthi mengenai serangan tersebut.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya permusuhan antara kelompok Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional serta didukung oleh koalisi pimpinan Arab Saudi.

Yaman dilanda konflik sejak 2014, setelah kelompok Houthi merebut Ibu *ota Sanaa dan menguasai sebagian besar wilayah Yaman bagian utara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut