Brutal! Israel Bom 1 Rumah di Gaza Tewaskan 40 Orang Lebih Sekeluarga
GAZA, iNews.id - Serangan pasukan Israel terhadap sebuah rumah di Jalur Gaza Utara, Sabtu (30/11/2024), menewaskan lebih dari 40 orang. Gempuran udara pasukan Zionis itu menargetkan sebuah rumah di lingkungan Tel AL Zaatar, Kamp Pengungsi Jabalia.
Juru Bicara Pertahanan Sipil Gaza Mahmoud Basal mengatakan, rumah yang menjadi target dihuni oleh keluarga besar Al Araj.
Seorang warga Gaza Utara, Mohammed Al Zaytouniyeh, mengatakan kepada Al Jazeera, tidak ada tempat yang aman lagi di Gaza dari serangan Israel.
"Warga dibombardir. Tong peledak dilemparkan ke arah mereka, ke rumah, pasar, jalan, tempat penampungan, sekolah. Tidak ada tempat yang aman. Ke mana orang-orang pengungsi ini harus pergi?" ujarnya.
Israel Jatuhkan 18.000 Ton Bom di Gaza, 1,5 Kali Lebih Kuat dari Bom Atom Hiroshima
Israel meluncurkan operasi darat skala besar ke Gaza utara sejak 5 Oktober lalu. Tujuannya untuk mencegah Hamas menghidukan kembali perlawanannya.
Namun, warga Palestina menuduh Israel berusaha menduduki wilayah itu dengan mengusir paksa warganya melaui serangan-serangan langsung terhadap warga sipil.
Ironis, Biden Janji Wujudkan Gencatan Senjata di Gaza tapi Kirim Senjata Rp11 Triliun ke Israel
Selama peiode operasi darat ke Gaza Utara tersebut, tidak ada bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, obat-obatan, dan bahan bakar, yang diizinkan masuk ke wilayah itu.
Kondisi itu menyebabkan sebagian besar penduduk di sana, saat ini diperkirakan berjumlah 80.000 orang, berada di ambang kelaparan.
Otoritas kesehatan Palestina d Gaza mengungkap, selama periode operasi tersebut, lebih dari 2.300 orang tewas.
Serangan yang menewaskan 40 orang tersebut merupakan episode terbaru dalam perang brutal Israel di Gaza yang sejauh ini telah menewaskan hampir 44.400 orang. Sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.
Editor: Anton Suhartono