Brutal! Israel Bombardir Beirut Lebanon Tanpa Peringatan
BEIRUT, iNews.id - Serangan udara Israel menghantam sejumlah kawasan padat di pusat Beirut, Lebanon tanpa peringatan pada Rabu (8/4/2026) waktu setempat. Serangan terjadi hanya beberapa jam setelah diumumkannya gencatan senjata dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Seperti dilansir dari AP, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sejumlah orang tewas berdasarkan perkiraan awal. Israel sebelumnya menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata tersebut tidak berlaku untuk konflik mereka dengan kelompok militan Hizbullah di Lebanon.
Diketahui, lebih dari 100 target Hizbullah dihantam dalam waktu 10 menit di Beirut, Lebanon selatan, dan Lembah Bekaa.
Asap hitam membubung tinggi di berbagai titik ibu kota yang dipenuhi warga pengungsi akibat perang. Ledakan mengguncang suasana siang yang semula ramai, sementara ambulans bergegas menuju lokasi kebakaran dan bangunan apartemen yang terdampak serangan.
Serangan Udara Israel Ratakan Bangunan di Lebanon, 1.422 Warga Tewas
Jasad-jasad dilaporkan hangus di kendaraan dan jalanan di kawasan Corniche al Mazraa, salah satu titik tersibuk di Beirut. Tim penyelamat menggunakan alat berat untuk membersihkan puing dan mencari korban selamat di antara reruntuhan.
Dalam beberapa jam pertama setelah serangan, tidak terlihat adanya balasan dari Hizbullah terhadap Israel. Menteri Sosial Lebanon, Haneed Sayed, mengecam serangan tersebut sebagai tindakan berbahaya.
“Serangan-serangan ini kini terjadi di jantung Beirut … Setengah dari para pengungsi berada di Beirut, di kawasan ini," katanya.
Editor: Reza Fajri