Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana Siap Dialog dengan MUI, Bahas Keterlibatan RI di Dewan Perdamaian Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Brutal! Pasukan Israel Sembunyi di Truk Bantuan saat Serang Kamp Pengungsi Gaza

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:47:00 WIB
Brutal! Pasukan Israel Sembunyi di Truk Bantuan saat Serang Kamp Pengungsi Gaza
Ilustrasi tentara Israel menggunakan truk bantuan kemanusiaan untuk menyerang kamp pengungsi Nuseirat, Gaza Tengah (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Tentara Israel menggunakan truk bantuan kemanusiaan untuk menyusup ke kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza Tengah, selama operasi pembebasan sandera akhir pekan lalu. Serangan udara dan darat pasukan Israel di Nuseirat menewaskan lebih dari 274 warga demi membebaskan empat sandera.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) pun mengeluarkan peringatan kepada warga mengenai truk-truk bantuan yang bisa saja berisi pasukan Zionis.

“Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina memperingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan truk bantuan kemanusiaan sebagai kedok untuk operasi militer. Pada Sabtu lalu pasukan penjajah Israel menggunakan truk bantuan untuk menyusup ke kamp Nuseirat menyebabkan kematian ratusan orang," bunyi pernyataan PRCS, di media sosial X, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (11/6/2024).

Penggunaan truk bantuan kemanusiaan untuk kedok serangan pasukan militer merupakan bentuk kejahatan perang terhadap penduduk sipil.

PRCD menegaskan tindakan seperti itu bukan hanya membahayakan warga sipil namun juga merusak kepercayaan mereka terhadap pekerja kemanusiaan.

“Tindakan ini terjadi pada saat orang-orang yang tinggal di Gaza sangat membutuhkan bantuan, di tengah penderitaan akibat kerawanan pangan akut, dan kekhawatiran akan kelaparan yang terus berlanjut," demikian isi pernyataan.

PRCS menyerukan kepada komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakan tersebut.

Israel melakukan operasi ke kamp pengungsi Nuseirat pada Sabtu lalu demi menyelamatkan empat sandera. Selain menewaskan 274 orang, operasi itu juga melukai lebih dari 700 lainnya.

Para saksi menggambarkan kengerian serangan itu, banyak jasad korban bergelimpangan di jalan-jalan dekat pasar dalam kondisi berisimbah darah dan tak utuh lagi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut