Buntut Penembakan di Sinagog Yahudi, Warga Jerman Gelar Demo Menentang Anti-Semit
BERLIN, iNews.id - Ribuan orang berdemonstrasi di Berlin menentang tindakan anti-semit, Minggu (13/10/2019). Aksi itu dilakukan setelah serangan atas sebuah sinagog di Kota Halle, di Jerman bagian timur.
Dilaporkan Associated Press, Senin (14/10/2019), setidaknya 10.000 orang berpawai di ibu kota Jerman, Berlin, dan ribuan lainnya melancarkan aksi protes di kota-kota lain seperti Hamburg dan Marburg.
Banyak warga Jerman terkejut mendengar serangan yang dilancarkan Rabu (16/10/2019) lalu, di mana dua orang tewas di bunuh di luar sebuah sinagog dan di sebuah warung kebab.
Serangan itu meningkatkan keprihatinan atas meningkatnya tindakan ekstremis sayap kanan, dan lambatnya tindakan yang diambil polisi.
Pelaku Penembakan di Sinagog Jerman Unggah Manifesto Anti-Yahudi Sebelum Menyerang
Seorang laki-laki bersenjata bernama Stephan B (27) berusaha tapi gagal memasuki sinagog itu pada hari raya Yom Kippur, hari raya Yahudi yang paling besar. Stephan, yang menyiarkan serangannya itu langsung lewat Twitch, dituduh melakukan pembunuhan atas dua orang dan melukai sembilan orang lainnya.
Pada Minggu (13/10/2019), para pengunjuk rasa berkumpul di Lapangan Bebelplatz di Berlin, lokasi di mana kelompok Nazi membakar ribuan buku karya orang-orang Yahudi, komunis, dan lawan-lawan politik Nazi lainnya, tidak lama setelah Adolf Hitler merebut kekuasaan pada 1933.
Twitch Sebut Video Penembakan di Jerman Dilihat 2.200 Sebelum Dihapus
Para pendemo itu membawa bendera Israel dan spanduk-spanduk anti-Nazi. Salah satunya berbunyi, "Teror yang dilancarkan ekstrem kanan mengancam masyarakat kita."
Demonstrasi itu disponsori oleh kelompok HAM Unteilbar yang berarti persatuan dan berakhir di depan sebuah sinagog baru di Berlin.
Penembakan di Depan Sinagog Yahudi di Jerman, 2 Orang Tewas
Menurut Kejaksaan Jerman, pelaku berencana melakukan pembantaian di sinagog karena dia membawa sekitar empat kilogram bahan peledak.
Dia berusaha selama beberapa menit untuk masuk ke sinagog itu, di mana 50 orang sedang menghadiri upacara agama, dengan melepaskan tembakan ke arah pintu masuk yang terkunci dari dalam.
Dia kemudian menembak mati dua orang di depan muka sinagog itu dan melukai beberapa lainnya sebelum ditangkap polisi.
Polisi dikecam karena baru tiba ke lokasi penembakan tujuh menit setelah pelaku melancarkan aksinya.
Editor: Nathania Riris Michico