Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Advertisement . Scroll to see content

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

Senin, 20 Juli 2026 - 07:54:00 WIB
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rudal Iran menghantam Yordania hingga menewaskan dua tentara AS (foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id -Iran menegaskan keberhasilan militernya menghantam berbagai pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir. Serangan pada Jumat (17/7/2026) ke Pangkalan Udara Al Azraq Yordania bahkan menewaskan dua tentara AS dan melukai empat orang lainnya.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah memberikan pukulan telak ke pangkalan-pangkalan AS, bukan hanya Yordania, namun juga Kuwait, Oman, serta negara-negara lain.

Bukan hanya itu, IRGC meningkatkan ancaman bahwa serangan-serangan lebih serius akan terus berlanjut.

"Amerika berusaha untuk mengimbangi kekalahan mereka dalam perang ini, melalui aksi militer serta mengembalikan Selat Hormuz ke kondisi sebelum peran. Tapi mereka pasti tidak akan berhasil," kata Brigjen Yadollah Javani, seorang komandan IRGC, dalam pernyataan di Telegram, dikutip Senin (20/7/2026).

Dia juga bersumpah akan membalas dendam atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan Khamenei akan menjadi target.

"Orang-orang ini harus mengucapkan selamat tinggal pada tidur nyenyak dan kenyamanan," ujarnya.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan kepada rakyat, sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan selama serangan AS.

"Menegaskan persatuan suci bukanlah sekadar rekomendasi moral atau sosial, melainkan syarat yang diperlukan untuk kemenangan di medan perjuangan melawan musuh," kata Ghalibaf, di media sosial.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut