Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lagi, Crane Pembangunan Jembatan Ambruk di Thailand Telan Korban Jiwa
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Kengerian Crane Timpa Kereta di Thailand Tewaskan 32 Orang, Penumpang Terlempar

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:52:00 WIB
Cerita Kengerian Crane Timpa Kereta di Thailand Tewaskan 32 Orang, Penumpang Terlempar
Kereta api penumpang tertimpa crane proyek kereta cepat yang sedang memindahkan box girder berbobot ratusan ton (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKOK, iNews.id - Tragedi mengerikan terjadi di Thailand, kereta api penumpang tertimpa crane proyek kereta cepat yang sedang memindahkan box girder berbobot ratusan ton. Insiden horor pada Rabu (14/1/2026) pagi tersebut menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai 66 lainnya.

Kecelakaan terjadi di Distrik Sikhio, Provinsi Nakhon Ratchasima, sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Kereta yang sedang melaju dari Bangkok menuju Provinsi Ubon Ratchathani mendadak dihantam crane yang roboh saat memindahkan box girder proyek kereta cepat. Akibatnya, kereta anjlok menyebabkan beberapa gerbong ringsek, bahkan terbakar.

Suasana mencekam menyelimuti lokasi kejadian. Para penumpang, sebagian besar siswa dan pekerja yang hendak berangkat sekolah serta bekerja, tak sempat menyelamatkan diri. Dari total sekitar 170 penumpang di dalam kereta, tujuh korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis.

Kesaksian korban selamat menggambarkan betapa dahsyatnya insiden tersebut. Salah satu kru kereta yang selamat, Thirasak Wongsoongnern, mengatakan dirinya dan penumpang lain terlempar ke udara saat derek raksasa itu jatuh menghantam gerbong.

Saksi mata lainnya, Maliwan Nakthon, menyebut kejadian berlangsung sangat cepat dan penuh teror.

“Ada potongan-potongan kecil seperti pecahan beton yang berjatuhan. Setelah itu crane perlahan meluncur ke bawah dan menghantam. Benturannya sangat keras hingga menghancurkan kereta api,” ujarnya kepada BBC.

Menurut dia, seluruh rangkaian kejadian berlangsung kurang dari satu menit.

Surat kabar Thailand The Nation melaporkan, crane tersebut tengah memindahkan box girder seberat ratusan ton ketika tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan roboh tepat di atas jalur rel aktif.

Operator kereta Thailand memastikan akan menggugat perusahaan konstruksi yang bertanggung jawab atas crane itu, yakni Italian-Thai Development Company, kontraktor pembangunan proyek kereta cepat seksi Lam Takhong–Sikhio. 
Perusahaan tersebut menyatakan penyesalan mendalam dan berjanji memberikan kompensasi kepada keluarga korban tewas serta korban luka.

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, memerintahkan penyelidikan menyeluruh dan menegaskan pihak yang bertanggung jawab harus diproses hukum.

“Kecelakaan seperti ini hanya bisa terjadi karena kelalaian, langkah yang terlewat, penyimpangan dari desain, atau penggunaan material yang salah,” kata  Anutin.

Crane tersebut digunakan dalam pembangunan proyek kereta cepat senilai 5,4 miliar dolar AS yang didukung China, yang dirancang menghubungkan Thailand dengan Laos.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut