Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Tuding Negara-Negara Barat Gagal Lindungi Orang Yahudi
Advertisement . Scroll to see content

Dahsyatnya Badai Pasir di Australia, Langit Cerah Berubah Seketika Jadi Malam

Rabu, 08 Mei 2019 - 16:00:00 WIB
Dahsyatnya Badai Pasir di Australia, Langit Cerah Berubah Seketika Jadi Malam
Cuplikan badai pasir di Mildura, Australia, mengubah sore menjadi seperti malam (Foto: Andrew Thomas/Facebook)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Badai pasir menerjang kota kecil di Negara Bagian Victoria, Australia, Selasa (7/5/2019). Banyaknya pasir yang berterbangan mengubah kota itu dari terang menjadi gelap gulita seperti malam.

Biro Meteorologi Australia (BOM) merilis reakaman video saat badai dahsyat membawa pasir gurun melewati Bandara Mildura sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Stasiun televisi ABC melaporkan, jarak pandang memburuk saat gumpalan pasir yang tampak seperti awan merah muncul ke arah bandara, sebuah fenomena yang biasanya terlihat di musim panas.

Saksi mata, Lisa Guarnaccia, mengaku sedang mengemudi ke Mildura ketika melihat awan.

"Saat berkendara melalui Red Cliffs, saya melihat warna langit berubah dan anginnya kencang ," kata Guarnaccia, kepada ABC.

Langit menjadi gelap dan jarak pandang hanya beberapa ratus meter.

"Sangat mengerikan dan menakutkan, gelap dan angin kencang," tuturnya.

Setelah 20 menit, badai berlalu dan sinar matahari bisa terlihat kembali.

Pengamat cuaca BOM Dean Stewart mengatakan badai ini datang di waktu tidak biasa.

"Badai pasir lebih umum terjadi pada bulan-bulan musim panas, tapi tentu saja sekarang juga sudah sangat kering," kata Stewart.

Menurut laporan 9news, penduduk setempat mengatakan ini merupakan badai pasir terburuk yang pernah mereka lihat di Mildura dalam 40 tahun terakhir.

Badai pasir adalah fenomena siklus yang terjadi ketika angin panas dan kering, biasanya di atas 30 km per jam, menerbangkan pasir dan membawanya dari barat ke timur.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut