Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat
Advertisement . Scroll to see content

Dapat Surat dari Presiden Palestina, Donald Trump: Mahmoud Baik Sekali, Semoga Sukses!

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:26:00 WIB
Dapat Surat dari Presiden Palestina, Donald Trump: Mahmoud Baik Sekali, Semoga Sukses!
Tangkapan layar unggahan surat dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada mantan Presiden AS Donald Trump. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON DC, iNews.idDonald Trump pada Selasa (23/7/2024) malam waktu AS membagikan foto surat yang dia terima dari Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Surat itu berisi harapan agar calon presiden AS dari Partai Republik itu tetap kuat dan selamat pascainsiden percobaan pembunuhan terhadapnya beberapa waktu lalu.

Dalam suratnya, Abbas menyebut upaya pembunuhan Trump sebagai tindakan pengecut. “Perbedaan harus diselesaikan melalui komunikasi dengan kebebasan berekspresi,” tulis pemimpin Fatah, partai politik Palestina yang memerintah di Tepi Barat itu.

Trump pun menanggapi surat Abbas itu, sembari membubuhinya dengan tanda tangan presiden ke-45 AS itu. “Mahmoud, baik sekali. Terima kasih. Semuanya akan baik-baik saja. Semoga sukses,” tulis Trump pada surat yang sama.

Trump membagikan surat tersebut di platform media sosial Truth Social miliknya. “Menantikan pertemuan dengan Bibi Netanyahu pada Jumat, dan bahkan lebih maju lagi untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah! DJT,” bunyi keterangan yang ditulis Trump pada unggahannya itu dengan menggunakan nama panggilan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Bibi, dan inisial dirinya DJT (Donald John Trump).

Trump memang dijadwalkan menjamu pemimpin zionis itu pada Jumat di kediamannya di Palm Beach, Florida. Pertemuan tersebut menjadi pertanda bahwa keduanya sedang berupaya meningkatkan hubungan.

Pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama sejak masa kepresidenan Trump berakhir beberapa tahun silam. Keduanya telah menjalin hubungan dekat sebelumnya. Pertemuan itu juga terjadi pada saat hubungan Netanyahu sedang tegang dengan Presiden petahana Joe Biden terkait dengan perang mematikan Israel melawan para pejuang Hamas di Gaza.

Netanyahu akan berpidato di hadapan Kongres AS pada Rabu (24/7/2024) waktu setempat. Dalam kesempatan itu, dia akan mencari dukungan baru dari parlemen Amerika itu untuk memuluskan operasi militer zionis di daerah kantong Palestina tersebut.

Perdana menteri Israel itu juga akan bertemu dengan Biden. Banyak analis meyakini bahwa pemerintahan Trump di periode kedua akan memberikan Netanyahu keleluasaan dalam perang di Gaza.

Kedua orang itu  sebagian besar memiliki keselarasan baik secara ideologis maupun dalam hal kebijakan Trump selama memimpin AS pada 2017-2021. Pada periode itu pula, AS memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, sebuah langkah yang membuat warga Israel bersorak-sorai kegirangan namun melukai hati rakyat Palestina.

Lebih dari 39.000 warga Gaza dibantai Israel dalam perang yang sudah berlangsung sembilan bulan antara para pejuang Palestina melawan pasukan zonis di wilayah itu. Sementara sedikitnya 90.000 orang di Gaza terluka akibat konflik yang meletus sejak 7 Oktober itu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut