Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Kembali Ancam Iran: Sesuatu Sangat Buruk Akan Terjadi!
Advertisement . Scroll to see content

Debat Pertama Berlangsung Panas, Joe Biden Sempat Bentak Donald Trump

Rabu, 30 September 2020 - 09:09:00 WIB
Debat Pertama Berlangsung Panas, Joe Biden Sempat Bentak Donald Trump
Capres dari Partai Demokra, Joe Biden, dan Donald Trump dari Partai Republik untuk pertama kalinya bertemu dalam debat Pilpres AS 2020. (foto: Radio.com)
Advertisement . Scroll to see content

CLEVELAND, iNews.id - Debat pertama Pemilu Presiden (Pilpres) Amerika Serikat 2020 berlangsung panas. Joe Biden sempat membentak lawan politiknya, Donald Trump, saat menyampaikan pandangannya mengenai isu yang diangkat dalam debat.

Debat pertama Trump-Biden digelar di Health Education Campus of Case Western Reserve University, Cleveland, Ohio, Rabu (30/9/2020) pagi WIB. Ini merupakan pertama kalinya dua kandidat presiden AS bertemu langsung, sebelumnya dalam kampanye mereka lebih sering 'perang kata-kata' di media sosial.

Dengan memperhatikan protokol kesehatan, kedua kandidat tidak bersalaman saat menaiki panggung debat. Selain itu, pendukung mereka yang dibatasi kehadirannya juga dilarang bersorak.

Pada sesi pertama, kedua kandidat diberi waktu selama dua menit untuk menyampaikan pandangannya. Sesi kedua, Trump dan Biden diberi kesempatan untuk saling melontarkan bantahan.

Sedangkan isu yang diangkat pada debat pertama antara penunjukkan Amy Coney Barrett sebagai jaksa Mahkamah Agung, penanganan kesehatan terkait Covid-19, demontrasi antirasial, serta perubahan isu. 

Atmosfer debat mulai terasa panas saat memasuki sesi dua, Biden yang mendapat kesempatan menyampaikan opininya mengenai penanganan Covid-19 berulang kali dipotong oleh Trump.

Kesal dengan langkah Trump, Biden kemudian melontarkan permintaan keras, "bisa tutup mulut mu, bung?".

Namun, permintaan Biden diabaikan Trump yang terus membicarakan langkah-langkah penanganan Covid-19 yang diklaim berhasil serta pengembangan vaksin. "Terus saja mengoceh, bung," lanjutnya.

Pernyataan pedas Biden dibalas Trump dengan menyebut mantan presiden AS era Obama itu tidak punya kontribusi signifikan bagi negara.

"Orang-orang mengerti, Joe. Selama 47 tahun Anda tidak melakukan apa-apa," balas Trump.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut