Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Tegaskan Tak Bikin Senjata Nuklir, tapi Berhak Jalankan Program Nuklir Damai
Advertisement . Scroll to see content

Demo Kecam Netanyahu di Sidang Umum PBB, Aktris Hollywood hingga Politisi Ditangkap Polisi

Jumat, 25 September 2026 - 09:54:00 WIB
Demo Kecam Netanyahu di Sidang Umum PBB, Aktris Hollywood hingga Politisi Ditangkap Polisi
Demonstrasi pecah di dekat Markas Besar PBB, New York, Kamis (24/9), saat PM Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Sidang Umum (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Demonstrasi pecah di dekat Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9/2026), hari yang sama saat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB.

Mereka menentang pidato Netanyahu di forum debat tersebut seraya mengecam kebijakan genosida terhadap wrga Palestina.

Polisi menangkap setidaknya 30 demonstran, termasuk aktris dan politisi Partai Demokrat.

Aktris peraih Oscar Susan Sarandon, peraih Emmy Hannah Einbinder, calon anggota DPR AS dari Partai Demokrat Darializa Avila Chevalier, dan anggota Dewan Kota New York Chi Osse termasuk di antara mereka yang ditangkap.

“Apa yang dilakukan terhadap Gaza, menghancurkan seluruh masyarakat, atas nama (negara) kita, dengan uang pajak kita, ini adalah tanggung jawab kita untuk bersuara menentangnya, dan Netanyahu tidak berhak menggunakan platform PBB untuk membenarkan kekejaman ini,” kata Manijeh Moradian, seorang profesor berusia 50 tahun keturunan Iran-Yahudi, yang ikut dalam unjuk rasa tersebut, seperti dikutip dari Reuters.

Demonstrasi itu digelar oleh Jewish Voice for Peace, kelompok aktivis Yahudi yang mendukung Palestina. 

Sekitar 200 orang berkumpul di luar Markas Besar PBB mengenakan kaos putih bertuliskan slogan "Danai rakyat, Bukan Bom", "Tidak ada Perang", dan "Bebaskan Palestina".

Massa juga memblokade lalu lintas, sehingga polisi memerintahkan mereka pergi. Namun mereka menolak pergi dari lokasi, melanjutkan aksi ke trotoar sambil meneriakkan slogan anti-Netanyahu.

Satu per satu petugas menarik para demonstran dari kelompok tersebut, memborgol dengan tali, dan memasukkan ke bus polisi. 

Meski demikian para aktivis tersebut terus meneriakkan "Netanyahu pergilah ke neraka".

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut