Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Penyebab Utama Demonstrasi Besar-besaran di Iran
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Pemimpin Dunia Meninggal dalam Kecelakaan Penerbangan, Ada yang Tewas bersama 95 Orang

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:21:00 WIB
Deretan Pemimpin Dunia Meninggal dalam Kecelakaan Penerbangan, Ada yang Tewas bersama 95 Orang
Helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi mengudara di Provinsi Azerbaijan Timur, Minggu (19/5/2024) sebelum akhirnya ditemukan jatuh. (Foto: IRNA via Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id – Jatuhnya helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Minggu (19/5/2024) semakin menambah daftar insiden serupa yang menewaskan para kepala negara atau pemerintahan. Peristiwa itu pun menjadi sorotan lantaran terjadi di tengah memanasnya situasi konflik di Timur Tengah.

Berikut daftar kecelakaan helikopter dan pesawat yang melibatkan kepala negara dan pemerintahan sejak 1936, seperti dihimpun Anadolu pada Senin (20/5/2024).

9 Desember 1936 
Perdana Menteri Swedia Arvid Lindman meninggal ketika pesawat Douglas DC-2 yang ditumpanginya menabrak sejumlah rumah di dekat Bandara Croydon dalam kabut tebal sesaat setelah lepas landas.

7 September 1940
Presiden Paraguay Marsekal Jose Felix Estigarribia meninggal dalam kecelakaan pesawat.

4 Juli 1943 
Tentara sekaligus negarawan Polandia, Wladyslaw Sikorski, yang memimpin pemerintahan Polandia di pengasingan selama Perang Dunia II, tewas ketika pesawatnya jatuh di Gibraltar.

16 Juni 1958 
Presiden Sementara Brasil saat itu, Nereu Ramos, meninggal dunia ketika sebuah pesawat milik Cruzeiro Airlines yang ditumpanginya jatuh.

29 Maret 1959 
Presiden yang juga pahlawan kemerdekaan Republik Afrika Tengah, Barthelemy Boganda, meninggal dunia setelah pesawatnya jatuh.

18 September 1961 
Pesawat Sekretaris Jenderal PBB Dag Hammarskjold, yang bertugas menengahi perdamaian di Kongo, jatuh di Zambia. Sebanyak 16 orang, termasuk Hammarskjold, tewas dalam kecelakaan itu.

13 April 1966 
Presiden Irak Abdul Salam Arif tewas dalam kecelakaan helikopter. Arif berkuasa melalui kudeta pada Februari 1963.

27 April 1969 
Presiden Bolivia Rene Barrientos meninggal setelah helikopternya jatuh di kota Cochabamba.

18 Januari 1977 
Pesawat Learjet 25 milik Perdana Menteri Yugoslavia, Dzemal Bijedic, jatuh di Gunung Inac dekat Kota Kresevo di Bosnia dan Herzegovina. Bijedic, istrinya, dan enam orang lainnya tewas dalam kecelakaan itu.

27 Mei 1979 
Sebuah pesawat yang membawa Perdana Menteri Mauritania Ahmed Ould Bouceif, yang hendak menghadiri pertemuan puncak Afrika, jatuh di lepas pantai Dakar. Bouceif meninggal dalam kecelakaan itu.

4 Desember 1980 
Perdana Menteri Portugal, Francisco Sa Carneiro, dan Menteri Pertahanan Adelino Amaro da Costa tewas ketika pesawat mereka jatuh di Ibu Kota Lisbon setelah lepas landas.

24 Mei 1981 
Presiden Ekuador Jaime Roldos Aguilera dan Menteri Pertahanan Mayjen Marco Subia Martinez kehilangan nyawa ketika pesawat yang mereka tumpangi jatuh di dekat perbatasan Peru.

31 Juli 1981 
Presiden Panama Omar Torrijos meninggal ketika pesawat kecil yang diterbangkannya jatuh ke dalam hutan.

19 Oktober 1986 
Sebuah pesawat bermesin ganda yang membawa Presiden Mozambik Samora Machel dan beberapa menterinya jatuh di dekat perbatasan Mozambik-Afrika Selatan. Sebanyak 33 orang tewas dalam kecelakaan itu termasuk Machel, beberapa menteri dan pejabat tinggi pemerintah Mozambik. Dalam penyelidikan yang dilakukan setelah kecelakaan itu, pilot dinyatakan bersalah.

1 Juni 1987 
Perdana Menteri Lebanon Rashid Karami kehilangan nyawanya ketika sebuah bom meledak di helikopter yang dia tumpangi dalam perjalanan ke Beirut. Bom yang dikendalikan dari jarak jauh, berbobot sekitar 300 gram dan diletakkan di belakang kursi tempat dia duduk, itu diledakkan tak lama setelah lepas landas. Hanya Karami yang tewas dalam kecelakaan tersebut.

17 Agustus 1988 
Sebuah pesawat militer C-130 yang membawa Presiden Pakistan Zia-ul-Haq, lima jenderalnya dan Duta Besar AS Arnold Lewis Raphel jatuh di dekat Bahawalpur, sekitar 530 km sebelah selatan Ibu Kota Islamabad. Tidak ada korban jiwa dalam kecekalaan itu. Namun, insiden itu diduga kuat karena sabotase.

6 April 1994 
Sebuah pesawat yang membawa Presiden Burundi Cyprien Ntaryamira dan Presiden Rwanda Juvenal Habyarimana ditembakkan di dekat Bandara Kigali. Tak ada korban selamat dari pesawat yang jatuh di kawasan lokasi Istana Kepresidenan itu.

26 Februari 2004 
Sebuah pesawat yang membawa Boris Trajkovski, yang menjabat sebagai presiden kedua Makedonia, dan delegasi yang menyertainya jatuh di dekat Kota Mostar di Bosnia dan Herzegovina. Delapan orang, termasuk Trajkovski dan penasihatnya, tewas dalam insiden itu. Sebuah komisi internasional yang dibentuk untuk menyelidiki kecelakaan itu mengumumkan laporannya dua tahun kemudian. Menurut mereka, kecelakaan pesawat tersebut adalah akibat dari kesalahan pilot.

10 April 2010 
Sebuah pesawat Tupolev 154 yang membawa 96 orang termasuk Presiden Polandia, Lech Kaczynski, dan istrinya tiba di Bandara Smolensk, Rusia. Mereka sedianya menghadiri upacara untuk memperingati Pembantaian Katyn (peristiwa berdarah ketika 22.000 orang Polandia dieksekusi selama periode pemerintahan Joseph Stalin). Namun saat mendarat, pesawat menabrak kawasan hutan. Tidak ada yang selamat.

5 Februari 2024 
Helikopter Robinson R-66 yang membawa mantan Presiden Cile Sebastian Pinera dan rombongan jatuh di Danau Ranco di wilayah Los Rios. Helikopter tersebut jatuh sesaat setelah lepas landas akibat hujan lebat dan kabut tebal. Tiga orang berhasil terjun ke danau dan sampai ke tepian Pinera tewas karena tidak bisa melepas sabuk pengamannya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut