Desakan Zelensky untuk Minoritas Rusia: Tidak Ada Kewajiban Mati dalam Perang yang Memalukan

Umaya Khusniah · Jumat, 30 September 2022 - 06:03:00 WIB
Desakan Zelensky untuk Minoritas Rusia: Tidak Ada Kewajiban Mati dalam Perang yang Memalukan
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak kaum minoritas Rusia untuk menolak mobilisasi parsial. 

"Anda tidak harus mati di Ukraina. Anak laki-laki Anda tidak harus mati di Ukraina," kata Zelensky, Kamis (29/9/2022) malam.

Dia mengatakan Rusia telah diisolasi oleh perang yang semata-mata diupayakan oleh Presiden Vladimir Putin. Perang tersebut tidak akan berhenti pada gelombang pertama mobilisasi.

"Akan ada lebih banyak lagi. Dia akan mencoba untuk mengambil lebih banyak lagi nyawa ... tidak ada yang berkewajiban untuk mengambil bagian dalam perang yang memalukan," tambah Zelensky. 

Dilansir dari Reuters, kelompok non-Rusia - terutama dari Kaukasus di selatan Rusia dan dari Siberia - banyak yang tergabung dalam kontingen militer yang dikirim ke Ukraina. Saat ini, protes dengan diwarnai kekerasan terhadap mobilisasi massa telah meletus di beberapa daerah yang dilanda kemiskinan.

Menurut data untuk umum tentang korban militer yang dikumpulkan oleh outlet investigasi Rusia iStories, tentara dari Buryatia, di perbatasan dengan Mongolia, dan Dagestan, daerah berpenduduk mayoritas Muslim di Laut Kaspia, telah menjadi korban tertinggi dalam konflik tersebut.

Pekan lalu, di Dagestan, lebih dari 100 orang ditahan dalam protes terhadap rancangan tersebut

Editor : Umaya Khusniah

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda