Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lagi, Serangan Houthi ke Bandara Riyadh Arab Saudi Makan Korban Jiwa
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Jemaah Umrah Terkena Serangan Houthi di Bandara Riyadh Saudi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:23:00 WIB
Detik-Detik Jemaah Umrah Terkena Serangan Houthi di Bandara Riyadh Saudi
Rekaman video mengungkap serangan Houthi terhadap Bandara King Khalid, Riyadh, mengenai jemaah umrah (Screengrab: Instagram/Alarabiya)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id - Rekaman video yang dirilis stasiun televisi Alarabiya mengungkap detik-detik serangan kelompok HouthiYaman terhadap Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Serangan itu mengenai jemaah umrah yang sedang antre dan menunggu pesawat di bandara tersebut.

Satu rekaman yang diambil dari CCTV bandara menunjukkan, para jemaah yang telah mengenakan pakaian ihram sedang duduk di ruang tunggu, menunggu boarding. Beberapa saat kemudian terdengar suara ledakan keras disertai asap putih tebal dan beberapa benda jatuh dari atap.

Video lain menunjukkan jemaah umrah yang telah mengenakan pakaian ihram sedang antre untuk boarding, kemudian terdengar ledakan keras dan asap putih tebal. Mereka berlarian menyelamatkan diri.

Saudi Gazette melaporkan, serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid membuktikan bahwa kelompok tersebut melakukan kekerasan terhadap Arab Saudi ke level baru yang berbahaya, mengancam para jemaah umrah, keluarga, dan warga sipil.

Sebelumnya Houthi juga menyerang langsung ke Dua Kota Suci, Makkah dan Madinah.

Rekaman video yang beredar menunjukkan bahaya yang ditimbulkan bagi para jemaah yang tidak bersalah. Mereka dalam perjalanan untuk menunaikan ibadah di tempat suci, namun menghadapi bahaya.

Bagi jutaan umat Islam seluruh dunia, bandara-bandara Arab Saudi lebih dari sekadar pusat transportasi, namun juga gerbang menuju Makkah dan Madinah.

Serangan terhadap fasilitas-fasilitas tersebut menimbulkan dampak yang lebih besar daripada sekadar gangguan lalu lintas udara. Serangan itu membahayakan nyawa para jemaah dan warga sipil.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut