Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!
Advertisement . Scroll to see content

Di Hadapan Nancy Pelosi, Ketua DPR Armenia Puji Amerika Serikat Setinggi Langit

Senin, 19 September 2022 - 01:10:00 WIB
Di Hadapan Nancy Pelosi, Ketua DPR Armenia Puji Amerika Serikat Setinggi Langit
Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kiri) dan Ketua DPR Armenia Alen Simonyan (kanan) menyampaikan pernyataan saat menggelar konferensi pers bersama di Yerevan, Minggu (18/9/2022). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

YEREVAN, iNews.id – Ketua DPR Armenia, Alen Simonyan, memuji Amerika Serikat pada Minggu (18/9/2022). Menurut dia, Washington DC memainkan peran kunci dalam kehidupan politik dan ekonomi negaranya.

“Ketua DPR Republik Armenia mencatat bahwa AS memiliki peran kunci dalam kehidupan politik dan ekonomi negara ini,” ungkap DPR Armenia dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan Simonyan dengan Ketua DPR AS Nancy Pelosi di Yerevan, kemarin.

Pelosi tiba di Yerevan pada Sabtu (17/9/2022). Itu adalah kunjungan pertamanya ke Armenia. Dia pun menjadi pejabat AS paling senior yang pernah datang ke republik bekas Soviet itu sejak memperoleh kemerdekaan pada 1991.

Kepada Pelosi, Simonyan mengatakan, kunjungannya saat ini sangat penting bagi Armenia. “Kunjungan Nyonya Pelosi ke Armenia pada periode paling buruk ini sangat penting bagi kami. Kami selalu merasa dukungannya dalam masalah yang paling sulit masuk akal bagi kami,” ujarnya.

Menanggapi itu, Pelosi yang melakukan perjalanan ke Armenia bersama dengan tiga perwakilan DPR AS, mengatakan bahwa dia tidak mengira kunjungannya akan bertepatan dengan bergolaknya konflik Yerevan dengan Baku.

Perjalanan Pelosi ke Yerevan memang berlangsung di tengah meningkatnya konflik antara Armenia dan negara tetangganya, Azerbaijan. Pasukan militer dua negara bekas Unis Soviet itu terlibat bentrok di perbatasan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa di masing-masing pihak.

Bentrokan bersenjata itu terjadi pada Senin (12/9/2022) malam dan berlanjut hingga keesokan harinya. Yerevan dan Baku saling menyalahkan lawan sebagai pihak yang menembak lebih dulu. 

Dua negara Kaukasus itu juga terlibat perang berdarah atas wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan dua tahun lalu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut