ROMA, iNews.id - Italia menyatakan siap bergabung dengan koalisi militer Eropa yang saat ini tengah bersiaga dalam menghadapi krisis di dekat perbatasan benua itu. Hal ini sekaligus untuk meningkatkan kembali hubungan negara itu dengan Uni Eropa.
Pengumuman itu muncul setelah kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Roma pada Rabu (18/9/2019). Macron mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Giuseppe Conte untuk mewujudkan kerja sama itu.
Raksasa Minyak Bicara dengan Pemerintahan Trump untuk Beli Minyak Lagi dari Venezuela
"Italia secara resmi mengomunikasikan kesiapannya bergabung dengan Inisiatif Intervensi Eropa EI2, memberikan keahlian nasional khususnya di sektor keamanan di wilayah Mediterania," bunyi pernyataan kantor perdana menteri, seperti dilaporkan AFP, Jumat (20/9/2019).
Belgia, Inggris, Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Belanda, Portugal, dan Spanyol semuanya sudah menandatangani inisiatif yang dipimpin Prancis itu, yang didirikan di luar kerangka kerja Uni Eropa dan NATO.
Gagasan di balik EI2 adalah untuk dapat dengan cepat melakukan operasi militer bersama, mengevakuasi warga sipil, atau memberikan bantuan setelah bencana.
Macron berada di belakang gagasan itu dengan menyerukan "tentara Eropa nyata".
Sekutu sejak lama, Prancis dan Italia, menjadikan hal ini sebagai kemajuan dalam hubungan mereka, terutama setelah masalah imigrasi yang memanas selama dua tahun.
Editor: Nathania Riris Michico
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku