Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran
Advertisement . Scroll to see content

Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:44:00 WIB
Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia
Donald Trump mengakui dirinya dievakuasi secara diam-diam dari pesawat kepresidenan Air Force One setelah menghadiri KTT NATO di Turki (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui dirinya dievakuasi secara diam-diam dari pesawat kepresidenan Air Force One setelah menghadiri KTT NATO di Turki. Trump mengatakan pemindahan tersebut dilakukan atas instruksi Dinas Rahasia (Secret Service) setelah muncul informasi mengenai ancaman keamanan yang diduga berasal dari Iran.

Trump menegaskan, dirinya tidak mengambil keputusan sendiri untuk meninggalkan Air Force One. Dinas Rahasia meminta dia berpindah ke pesawat militer lain demi alasan keamanan dan Trump memilih mengikuti arahan tersebut.

"Mereka ingin saya naik penerbangan berbeda, pesawat yang berbeda, keamanan yang sama. Mereka ingin saya melakukannya, jadi saya melakukannya. Saya melakukan apa yang mereka katakan," kata Trump, kepada wartawan setelah turun dari Air Force One di Pangkalan Gabungan Andrews, dikutip Kamis (13/8/2026).

Trump mengaku tidak terlalu banyak bertanya mengenai ancaman yang menjadi alasan dirinya dipindahkan. Menurut dia, ancaman terhadap presiden merupakan hal yang kerap diterimanya.

"Saya kira ada ancaman di luar sana, saya tidak terlalu banyak bertanya tentang itu. Saya sering menerima ancaman," ujarnya.

Namun, Trump menolak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai jenis atau sifat ancaman yang diterimanya. Dia juga tidak menjelaskan secara rinci mengapa dirinya dianggap berada dalam risiko lebih besar dibandingkan penumpang lain yang tetap berada di Air Force One.

"Saya tidak tahu, saya kira sebenarnya pesawat yang saya tumpangi berada dalam risiko lebih besar," kata Trump.

Pemindahan Trump berlangsung secara sangat rahasia. Hanya segelintir pejabat dan staf yang mengetahui bahwa presiden turun dari Air Force One lama dengan kelir biru-putih dan dipindahkan ke pesawat lain.

Bahkan, para jurnalis yang berada di dalam pesawat diminta menutup jendela sehingga tidak dapat melihat aktivitas di luar pesawat.

Trump kemudian dipindahkan menggunakan mobil katering yang biasanya digunakan untuk memasok makanan dan kebutuhan lainnya ke pesawat kepresidenan. Dari sana, dia dibawa menuju pesawat militer C-32A milik Angkatan Udara AS.

Sesampainya di pangkalan udara Inggris, Trump kembali dipindahkan ke Air Force One. Dia masuk ke pesawat tersebut tanpa diketahui banyak orang sebelum melanjutkan perjalanan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut