Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Dimana Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un Akan Digelar?

Selasa, 01 Mei 2018 - 17:43:00 WIB
Dimana Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un Akan Digelar?
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: BBC)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyarankan agar pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, digelar di Zona Demiliterisasi (DMZ), Panmunjom. Lokasi ini merupakan wilayah pembatas antara Korut dan Korsel.

Namun demikian, dalam cuitan lanjutannya, Trump menulis, "Hanya bertanya!"

Dikutip dari BBC, Trump sedang menyiapkan pertemuan bersejarahnya dengan Kim. Dia mengatakan banyak lokasi yang dipertimbangkan menjadi lokasi pertemuan bersejarah tersebut.

Namun demikian, Gedung Perdamaian di Panmunjon, yang terletak di perbatasan kedua Korea, disebut Trump merupakan lokasi yang tepat mewakili pertemuan itu.

Selain itu, gedung tersebut menjadi lokasi pertemuan puncak antara Kim dengan Presiden Korsel Moon Jae In.

Di tempat itu, Kim bertemu Moon pada Jumat (28/3) untuk mendiskusikan upaya pelucutan pengembangan senjata nuklir di Korut. Namun masih belum jelas lokasi mana yang dipilih Trump.

Dia hanya menekankan pertemuan itu akan dilakukan di tempat bersejarah, yang apabila benar-benar terjadi, makan akan menjadi pertemuan pertama antara pemimpin AS dan Korut.

Sebelumnya Trump juga sudah menyebut bahwa dia mengharapkan pertemuan itu berlangsung dalam tiga atau empat pekan mendatang.

Rencana pertemuan Trump dan Kim sudah dirancang lewat kunjungan rahasia Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Pyongnyang beberapa waktu lalu sebagai kepala CIA. Kunjungannya itu khusus untuk bertemu dengan Kim.

Namun demikian, lokasi persis pertemuan bersejarah itu belum terkonfirmasi. Trump dalam cuitannya menyebut beberapa lokasi yang dipertimbangkan antara lain Ulan Bator, yakni ibu kota Mongolia, dan Singapura.

Bagaimanapun, pertemuan di Gedung Perdamaian merupakan opsi yang paling memungkinkan untuk Kim yang jarang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Baru sebulan lalu dia melakukan perjalanan ke luar negeri untuk pertamanya kalinya sebagai seorang pemimpin, yaitu ke China. Dia berkunjung menggunakan kereta api antipeluru yang memiliki kecepatan maksimum hanya 37 mil per jam.

Dengan menggelar pertemuan di perbatasan, Korut tentu tidak perlu menyewa pesawat, karena sejumlah laporan menyebutkan armada pesawat milik Korut termasuk tua dan tidak akan mampu melakukan penerbangan jauh.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut