Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengintip Rudal QW-3 Yon Arhanud 21 Pasgat, Tameng Mematikan TNI AU
Advertisement . Scroll to see content

Diserang Rusia dari Udara, Ukraina Perlu Lebih Banyak Amunisi Anti-Rudal

Jumat, 25 Februari 2022 - 15:36:00 WIB
Diserang Rusia dari Udara, Ukraina Perlu Lebih Banyak Amunisi Anti-Rudal
Tank dan mayat pasukan Ukraina hancur diserang militer Rusia. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Ukraina membutuhkan lebih banyak amunisi anti-pesawat untuk bertahan melawan rudal Rusia. Saat ini, Ukraina memiliki pertahanan anti tank yang baik.  

Hal itu disampaikan Duta Besar Ukraina untuk Jepang, Sergiy Korsunsky, Jumat (25/2/2022). Dia mengatakan, Ukraina membutuhkan rudal Stinger dan senjata anti-pesawat lainnya untuk bertahan melawan rudal jelajah Rusia. 

Senada dengan Presiden Zelensky, Korsunsky juga meminta negara-negara untuk menjatuhkan sanksi seberat mungkin pada Rusia. Tujuannya, menekan Kremlin agar menghentikan serangan terhadap Ukraina.

"Eropa berisiko "kontaminasi nuklir" jika pabrik Chernobyl, yang sekarang berada di bawah kendali Rusia, rusak atau tidak dirawat dengan baik," katanya.

Sementara itu Duta Besar Rusia untuk Jepang, Mikhail Galuzin, yang berbicara pada konferensi pers beberapa jam kemudian mengatakan, dia tidak dapat menyangkal atau mengkonfirmasi jika pabrik itu telah diambil oleh pasukan Rusia. 

"Saya dapat meyakinkan Anda, semua akan dilakukan untuk penanganan yang aman dan bertanggung jawab atas semua fasilitas nuklir yang dapat atau mungkin berada di area aktivitas pasukan Rusia," katanya.

Rudal menghantam ibu kota Ukraina pada Jumat ketika pasukan Rusia mendesak mendekati Kiev. Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memohon kepada masyarakat internasional untuk berbuat lebih banyak. Pasalnya, sanksi yang diumumkan Barat kepada Rusia sejauh ini tidak cukup.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut